SAINS: Potensi DNA sebagai Penyimpan Data Digital

 

https://www.nsf.gov/news/mmg/media/images/RN%20DNA%20data.jpg


SAINS: Potensi DNA  sebagai 

Penyimpan Data Digital

Aditya Abdulgani




Warna mata seseorang, ketebalan kulit kentang, bentuk bunga: Apa kesamaan dari elemen-elemen yang tampaknya berbeda ini? Mereka semua dibentuk oleh DNA, yang membawa instruksi genetik pembentuk kehidupan. Bagaimana jika DNA dapat menyandikan lebih dari sekedar informasi genetik, seperti dijadikan sebagai penyimpan data arsip digital?

 

Hal Ini mungkin terdengar seperti suatu ide yang muncul dari movie fiksi ilmiah, tetapi dalam studi yang didanai National Science Foundation yang diterbitkan di Nature Communications, para peneliti di Boise State University mengungkapkan bahwa masa depan penyimpanan memori digital dapat ditemukan dalam kualitas terprogram dari sintesis kimiawi organik. DNA.

 

"Kami memanfaatkan kepadatan informasi dan kemampuan program DNA sebagai materi untuk menyimpan memori," jelas Will Hughes, ilmuwan dan insinyur material Boise State. Inovasi ini, dijuluki Memori Asam Nukleat, atau NAM, memanfaatkan kode kuaterner DNA (adenin, guanin, sitosin, timin) untuk menyimpan informasi dengan andal jauh melampaui perkiraan masa pakai bahan memori tradisional seperti  hard-drive, solid-state drive, dan pita magnetik.

Penelitian yang dipimpin oleh ilmuwan Hughes dan Boise State George Dickinson, tim tersebut dapat menyandikan informasi digital ke dalam DNA, membacanya kembali menggunakan mikroskop optik, dan melakukan koreksi kesalahan pada data untuk memastikan integritasnya. Teknik ini tidak memerlukan teknologi sekuensing, yang secara historis diperlukan untuk membaca informasi DNA.

"Kami menganggap DNA sebagai sesuatu yang dapat menyimpan informasi genetik, tetapi sekarang kami mengetahui begitu banyak tentang biologi molekuler DNA sehingga kami dapat memanipulasinya, dan alih-alih menggunakannya untuk menyimpan informasi genetik, kami dapat menggunakannya sebagai bahan untuk membuat potensi penyimpan data di masa depan, "kata Dickinson.

Ditambahkan Usha Varshney, direktur program di Direktorat Teknik NSF, "Penyimpanan informasi digital dalam DNA yang disintesis secara kimiawi ini membawa kita lebih dekat ke realitas penggunaan praktis di masa depan, mungkin lebih cepat daripada yang mungkin kita duga."

 

Referensi

[1] Researchers advance DNA as a storage material https://www.nsf.gov/discoveries/disc_images. jsp?cntn_id=302717&org=NSF


 


AN1MAGINE VOLUME 6 NOMOR 5 MEI 2021

An1magine (baca: animagine). An1mgine Jurnal majalah digital bulanan populer seni, desain, animasi, komik, novel, cerita mini, dan sains ringan yang dikemas dalam format education dan entertainment (edutainment). An1magine (baca: animagine) mewadahi karya kreatif seperti cerita mini, cerita bersambung dalam ragam genre, tutorial, dan komik dalam ragam gaya gambar apa pun.

An1magine edisi ini dapat diunduh juga di An1mage JournalDcreatePlay Store, dan Google Book. Silakan klik link aktif yang ada untuk mengunduhnya. Gak mau ketinggalan berita saat An1magine terbit? Gabung yok di An1mareaders WA GrupFacebookInstagramTwitter.

Komentar

Postingan Populer