SHOH ACADEMY: 2D Concept for 3D Production, During Pandemic

 



SHOH ACADEMY:

2D Concept for 3D Production, 

During Pandemic

Mas Be



Hampir seluruh proses pembuatan animasi sudah kita bahas pada SASS – SHOH Academy sharing session sejak bulan September 2020. Kita sudah bongkar bagaimana membuat 3D animation style, proses modeling, bahkan tahap lighting render compositing pun sudah kita buka tips & triknya. Tetapi sebelum memasukin tahap tersebut, ada 1 tahap di awal proses pembuatan animasi yang sangat penting untuk menentukan looks & design-nya.


Namanya Concept Design! Tetapi tema kali ini berbeda dari biasanya. Kita akan bongkar bagaimana 2D Concept bisa digunakan dalam proses 3D Animation!

Hadir Annisa Rayi yang menjadi host di sesi kali ini bersama dengan narasumber Herardini dan R. Bg. Wahyue dari tim Concept Design di SSE - Studio SHOH Entertainment yang sharing tentang bagaimana proses Concept Design dan Development dalam suatu project animasi. Juga bagaimana workflow pekerjaan mereka ketika masa pandemi ini.

SHOH Academy sharing session kali ini diikuti 99 peserta berlangsung pada hari Sabtu 17 April 2021 mulai pukul 13.30 hingga 15.00 diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia seperti: Medan, Bangka, Jakarta, Tangerang, Depok, Bandung, Cilegon, Tasikmalaya, Majalengka, Cirebon, Sleman, Bantul, Malang, Magetan, Bali, Makassar, dan NTB.


Pada kesempatan ini sebagai host acara Annisa Rayi Tjahyani seorang Production Coordinator dari SSE-Studio SHOH Entertainment, menghadirkan 2 pembicara yaitu Herardini; 2D Designer SSE dan R.Bg. Wahyue S. 2D Designer SSE, ke 3-nya tengah mengerjakan produksi film seri animasi Little Dreamer Gguda.

Acara dibuka dengan pengenalan tentang Studio SHOH dan dilanjutkan dengan pengalaman Rayi sebagai host yang sudah bergabung di SSE sejak 5 bulan lalu; Hera yang lulusan Limkokwing University Malaysia awalnya belajar 2D animasi kemudian beralih 3D animasi, dan akhirnya menjadi seorang Concept Artist, sempat bekerja di studio daerah Kebon Jeruk Jakarta dari 2016 sampai 2018, dan sejak tahun 2018 gabung bersama SSE.
Wahyue lulusan UMN-Universitas Multimedia Nusantara, DKV-Animasi, sempat bekerja di studio di Tangerang dan bergabung dengan SSE sejak tahun 2018.


Concept Art lazim digunakan dalam berbagai karya seni seperti dalam pembuatan Game, Comic, Pertunjukkan Panggung, Music, Film, Animasi, dan lain sebagainya. Concept Design berfungsi melengkapi suatu Intellectual Property  (IP) yang sudah ada atau IP baru dengan melengkapi karakter desain, properti, dan environment sesuai kebutuhan cerita. Sharing kali ini lebih fokus kepada Concept Design dalam produksi film animasi.


Dalam suatu produksi animasi diawali dengan Praproduksi yang meliputi Concept Design; yaitu proses menghasilkan desain secara visual yang meliputi:
1. Desain Karakter
2. Environment atau Background
3. Property yang digunakan karakter
4. Visual Effects

 

Sedangkan proses dalam membuat Concept Design meliputi:
- Storyboard breakdown/STB
- Asset List & Task Bid
- Design QC & Character, Set, Props, Client  

feedback
- Approval & 3D Modeler


Awal proses dari cek Storyboard; dari masing-masing panel atau shot by shot akan muncul daftar kebutuhan apa saja yang perlu dikerjakan, mulai dari karakternya, property, background, dan sejenisnya.

 

Dokumen Asset List diperlukan untuk melihat dan mencatat seluruh pekerjaan yang akan dilakukan oleh 3D Artist. Seperti Storyboard, Matte Painting untuk environment dan background. Pada dokumen Asset List tersebut terdapat pula catatan berapa waktu yang diperlukan untuk mengerjakan assignment tersebut, siapa yang mengerjakan, dan sejauh mana asset tersebut sedang dikerjakan.


Pada saat pembuatan Concept Design untuk property, diperlukan beberapa design tambahan untuk memastikan asset tersebut bisa sesuai dengan ukuran skala karakter utama dan kebutuhan storyboard. Mengapa hal ini diperlukan? Agar ketika memasuki tahap 3D Modeling, ukuran dan bentuk bisa sesuai dengan konsep design.


Pada bagian Sets design, referensi menjadi bagian penting, sehingga akan menunjang keseluruhan persiapan produksi. Termasuk opsi alternatif warna, masukkan dari Client, set design keseluruhan area yang akan dipergunakan dari masing-masing shot, hingga pemikiran bagaimana agar set design yang dibuat akan terlihat bagus dari bidikan angle/sudut kamera.


Hasil akhir dari Concept Design ini akan dibuat modeling 3D, sehingga pada saat disandingkan antara Concept dan hasil jadi dari modeling akan sangat dekat dan sesuai.

Tip dan trik dari ke 2 pembicara dalam membuat Concept Design, menurut Hera dengan banyak berlatih Life Drawing di alam terbuka, referensi tentang warna dan bentuk dapat menambah imajinasi ketika menggambar. Sedangkan Wahyue menambahkan agar banyak latihan dan riset dari Internet, buku-buku, Youtube, serta meriset hal apa pun yang menarik bagi pemirsa secara lebih detail; yang akan sangat berguna di kemudian hari nanti.  


Pada acara sharing SHOH Academy kali ini, peserta webinar yang beruntung mendapatkan voucher potongan belanja dari HUION, sebesar 100K untuk pembelian pen tablet Huion, dan/atau 500K untuk pembelian pen display Huion berlaku selama 6 bulan, dengan email sebagai berikut:

1. adidharma574@gmail.com

2. arry.rullyawan@gmail.com

3. hanson.sofan@gmail.com

4. fajaarramadhan@gmail.com

5. giselaanggreini1941@gmail.com

6. ikhwannul4@gmail.com

7. febrinaazhari36@gmail.com

8. Irfan.nacha@gmail.com

9. abangfikri21@gmail.com

10. Chrisnandasuhada@gmail.com


Semoga sharing mengenai 2D Concept for 3D Production During Pandemic ini dapat memberi pencerahan bagi rekan-rekan yang tertarik untuk berkecimpung dan berkarir di dunia industri animasi, nantikan kelas SHOH Academy berikutnya.

 

SHOH Academy

Facebook page: SHOH Academy
IG @shohacademy
Telegram: SHOH_Academy

Cara gabung https://linktr.ee/shohacademy

 

Studio SHOH Entertainment
IG @shohentertainment

Youtube: Studio Shoh Entertainment


Gedung Plaza 89, lantai 12M
Jl. HR. Rasuna Said Kav. X-7 No. 6, Kuningan, Jakarta Selatan 12940
recruitment@studioshoh.com



 

AN1MAGINE VOLUME 6 NOMOR 4 APRIL 2021

Jurnal majalah digital bulanan populer seni, desain, animasi, komik, novel, cerita mini, dan sains ringan yang dikemas dalam format education dan entertainment (edutainment). An1magine (baca: animagine) mewadahi karya kreatif seperti cerita mini, cerita bersambung dalam ragam genre, tutorial, dan komik dalam ragam gaya gambar apa pun. Jurnal majalah An1magine ini dapat diakses (open access system). Silakan klik link di atas untuk mengunduhnya.

An1magine edisi ini dapat diunduh juga di An1mage JournalDcreatePlay Store, dan Google Book. Silakan klik link aktif yang ada untuk mengunduhnya. Gak mau ketinggalan berita saat An1magine terbit? Gabung yok di An1mareaders WA GrupFacebookInstagramTwitter.


Komentar

Postingan Populer