SHOH ACADEMY: Stylized 3D Character Design “OUR FIRST COLLABORATION WITH A UNIVERSITY!”

 




SHOH ACADEMY: 

Stylized 3D Character Design “OUR FIRST COLLABORATION WITH A UNIVERSITY!

Mas Be




Buat  An1mareders yang baru masuk ke jenjang kuliah atau mungkin sedang berpikir untuk memilih jurusan animasi, SHOH ACADEMY mengadakan SHARING SESSION yang membahas mengenai jurusan animasi!


Berkolaborasi dengan Universitas Pelita Harapan, berbicang tentang apa sebenarnya materi perkuliahan di jurusan animasi? Bersama dengan mahasiswa dan mahasiswi dari UPH yakni Natasha Tamarani, Erica Josephine dan Adrian Pratama. Didampingi oleh host favorit, Yohan Power!

 

Bukan hanya itu, juga dibahas tentang karakter design khususnya untuk animasi 3D, proses berpikir ketika mendesain suatu karakter, bagaimana suka dan duka ketiga narasumber kita menjadi mahasiswa animasi dan juga apa saja perbedaan ketika masa perkuliahan dengan yang terjadi di lapangan.

 

Ini adalah salah satu topik yang menarik dan sangat bermanfaat! apa lagi jika an1mareaders sedang dalam tahap untuk mencari jurusan apa yang cocok. Siapa tahu dengan mengikuti sharing session ini, bisa lebih mengerti gambaran perkuliahan di jurusan Animasi!

 

Sharing dari SHOH Academy ini diikuti 112 peserta berlangsung pada hari Sabtu 06 Maret 2021 mulai pukul 10.00 hingga 11.30 diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia seperti: Pekanbaru - Riau, Jakarta, BSD Tangerang, Tangsel, Banten, Bandung, Majalengka, Surakarta, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lamongan, Sidoarjo, Balikpapan, Kalteng, Makassar, Manado, dan Gowa-Gorontalo.

 

Pada kesempatan ini sebagai host acara Yohan Power seorang Art Director dari Studio SHOH Entertainment (SSE), berkolaborasi dengan menghadirkan 3 mahasiswa UPH-Universitas Pelita Harapan, Karawaci, Banten dari angkatan 2017 yaitu Natasha Tamarani, Erica Josephine dan Adrian Pratama yang ke 3-nya tengah mengerjakan Tugas Akhir masing-masing.

 

Acara dibuka dengan pengenalan tentang SSE dan dilanjutkan dengan cerita tentang kuliah di UPH mulai dari tahun pertama dipresentasikan oleh Natasha; bahwa perkuliahan di awal tahun lebih banyak tugas gado-gado dan cukup melelahkan, seperti tugas nirmana tentang komposisi dan abstraksi, Photography yang nyambung dengan desain karakter, dengan penggunaan lighting yang menentukan karakter jahat, baik, angkuh, dan sejenisnya. Juga belajar tentang Art History.


Adrian menjelaskan bahwa kuliah di tahun ke 2-3 lebih konsentrasi ke jurusan animasi dengan mulai belajar beberapa software seperti: Photoshop, After Effects, Maya, Krita dan Zbrush, juga belajar tentang Intellecctual Property (IP), dan tugas-tugas berupa tugas kelompok di mana perbedaan pendapat ketika pengambilan keputusan pasti terjadi, tetapi di sinilah saatnya belajar ‘open mind’ dan belajar menerima pendapat orang lain.

 

Pada tahun terakhir dijelaskan oleh Erica; belajar juga tentang fashion design dengan beberapa tugas seperti recreate character design dari game Assassin Creed dengan mendesain ulang costume menggunakan batik yang sesuai dan membuat TA dengan bekal dari semua teori dan praktek yang dipelajari sebelumnya, dan dengan alasan dan tujuan tertentu dalam membuat karya TA.

 

Pada bagian ke dua, masing-masing pembicara menjelaskan pekerjaan mereka pada saat membuat tugas Anthropomorphic karakter; contohnya menggabungkan karakter manusia dan hewan dengan tahapan tertentu (40, 60, hingga 80% perubahan) dari mulai memikirkan konsep dan Ideation, Development Sketch, kemudian Reevaluation, Coloring & Painting/polishing.

 

Adrian menampilkan karakter Kana, cewek perpaduan dengan kucing dengan mengambil style gaya gambar film Klaus dari sketsa awal, setelah proses pendampingan dari SSE kini desain karakternya menjadi lebih simple dan stylishErika menampilkan perpaduan cewek dan anjing pudel dengan perubahan pada penyederhanaan bentuk dan asesories seperti topi dan potongan kostum di bagian pinggang. Natasha menganalisis kebutuhan kostum Anna dari film Frozen.

 

Di mana kostum yang sengaja dibuat kontras bila berdampingan dengan Elsa pada saat Coronation Day; dan juga perbandingan desain karakter cewek Asia dengan kostum merah pada awal dan proses pewarnaan dibantu dari SSE dengan perubahan pada Obin, Sepatu, detail kostum area dada, keseluruhan warna hangat dipadu dengan warna dinginKemudian model rambut ganti potongan dan warna yang sesuai dengan sifat dan karakteristik karakter, pandangan mata yang berubah ternyata sangat berpengaruh pada tampilan keseluruhan.

 

Naldo Yanuar, dosen Animasi UPH menambahkan bahwa fokus jurusan animasi adalah “Visual Storytelling” baik itu berupa konsep desain, trend industri kreatif, animasi 2D dan 3D, film serial atau lepas, dan lain sebagainya; sehingga kurikulum animasi akan selalu update 4 tahun sekali menyesuaikan kebutuhan. Sebelum masuk ke tahap tanya jawab, ada program dari SHOH Academy bagi rekan-rekan yang mengirimkan karya di Instagram dengan hastag #shohacademy-redo dan akan mendapatkan kesempatan di-redesain dari SSE.

 

Karya yanfg dipilih kali jatuh kepada karakter “Petra” karya Adham (IG @adhamnace_14) dengan melawati beberapa proses yang oleh Yohan digambar lagi dengan pemikiran ulang mulai dari pose berdiri cewek dengan membawa senjata, perubahan pada gaya rambut dan kostum ‘cheongsam’ yang diperpendek sehingga lebih dinamis bagi cewek yang bersenjata dibandingkan memakai rok panjang, model sepatu dan pewarnaan. Sehingga melalui proses ini pemirsa akan bertambah wawasan dalam berimajinasi dan berkarya dengan pemikiran secara profesional.

 

Ada beberapa pertanyaan pemirsa dengan jawaban dari ke 3 pembicara, sebagai berikut:

Mengenai personaliti karakter yang berhubungan dengan pemilihan warna dan shape; bahwa shape/bentuk dasar akan menentukan sifat karakter, contohnya bentuk bulat dan oval lebih menunjukkan sifat friendly, sedangkan shape kotak atau persegi menggambarkan sifat yang kuat (strong) biasanya digunakan untuk karakter seperti warrior, sedangkan untuk sifat jahat dan licik cenderung ke bentuk triangle atau yang bersisi tajam. Penggunaan warna ungu dapat menunjukkan sifat misterius dan jahat pada karakter.

 

Antusiasme tidak hanya datang dari mereka yang memiliki latar belakang pendidikan khusus desain ataupun DKV, tetapi cukup banyak dari mereka yang masih awam ataupun memiliki kemiripan dalam pembelajaran. Hal yang perlu di ingat adalah seluruh dasar pembelajaran akan sangat berguna di kemudian hari sesuai dengan tujuan dan fungsi dalam mendesain animasi 3D.


Untuk polish karakter dan color wheel, penggunaannya disesuaikan dengan maksud dan tujuan desain pada konsep awal, contohnya pada game Mobile Legend memang diperlukan karakter yang full polished dengan warna yang mencolok agar mudah dikenali pemainnya.

 

Nah pada acara sharing SHOH Academy kali ini, peserta webinar yang beruntung mendapatkan voucher potongan belanja dari HUION, sebesar 100K untuk pembelian pen tablet Huion, dan/atau 500K untuk pembelian pen display Huion yang berlaku selama 6 bulan, dengan email sebagai berikut:

 

adhamnace@gmail.com

adidharma574@gmail.com

daffawidzi1300@gmail.com

alijamilzs11@gmail.com

dini.ryhn@gmail.com

ilhammaulanaaaa1@gmail.com

rizalnogiri21@gmail.com

raa.kun2003@gmail.com

itataashaa@gmail.com

erica.josephine@gmail.com

 

 

Semoga sharing mengenai kolaborasi SSE dengan mahasiswa UPH ini dapat memberi pencerahan bagi rekan-rekan yang tertarik untuk berkecimpung dan berkarir di dunia industri animasi, nantikan kelas SHOH Academy berikutnya.

 

Semangat dan Salam Nganimasi!

 

 

 

SHOH Academy

Facebook page: SHOH Academy

IG @shohacademy

Telegram: SHOH_Academy

 

Cara gabung https://linktr.ee/shohacademy

 

Studio SHOH Entertainment

IG @shohentertainment

Youtube: Studio Shoh Entertainment

 

Gedung Plaza 89, lantai 12M

Jl. HR. Rasuna Said Kav. X-7 No. 6, Kuningan, Jakarta Selatan 12940

recruitment@studioshoh.com


 



An1magine Volume 6 Nomor 3 Maret 2021

Jurnal majalah bulanan populer seni, desain, animasi, komik, novel, cerita mini, dan sains ringan yang dikemas dalam format education dan entertainment (edutainment). An1magine mewadahi karya cerita mini, cerita bersambung dalam ragam genre, tutorial, dan komik dalam ragam gaya gambar apa pun. Jurnal majalah An1magine ini dapat diakses (open access system). Silakan klik link di atas untuk mengunduhnya.

An1magine edisi ini dapat diunduh juga di An1mage JournalDcreatePlay Store, dan Google Book. Silakan klik link aktif yang ada untuk mengunduhnya. Gak mau ketinggalan berita saat An1magine terbit? Gabung yok di An1mareaders WA GroupFacebookInstagramTwitter 

Komentar

Postingan Populer