SHOH ACADEMY: Disney’s Drawing Style

 




SHOH ACADEMY

Disney’s Drawing  Style

Mas Be




Banyak sekali gaya gambar pecahan dari empat gaya gambar aliran utama. Empat gaya gambar utama yaitu realis (realistic), semi realis (semi-realistic/hybrid), kartun (cartoon), dan seni murni (fine art). Salah satu pecahan gaya gambar semi realis yang populer adalah gaya gambar semi realis ala Disney atau Disney’s Drawing Style.


Walaupun setiap karya film animasi Disney mengacu pada gaya gambar dengan style-style yang relatif berbeda, namun ada benang merah yang menjadikan pemirsa langsung ingat bila menyebut “Disney Style”. Pada kesempatan sharing session dari Shoh Academy kali ini membahas cara menggambar ala Disney Style, panduan dan interaktif - berupa review beberapa karya peserta yang direvisi sekaligus dikembangkan pada saat webinar berlangsung.Sharing ke 6 dari rangkaian webinar Shoh Academy kali ini diikuti 121 peserta berlangsung pada hari Sabtu 14 November 2020 mulai pukul 10.00 hingga 11.30; menampilkan Yohan Power-Art Director dari SSE-Studio Shoh Entertainment sebagai nara sumber, dan Sherlyna Rizki-Production Coordinator SSE.

 

Beberapa hari sebelumnya para peserta dipersilahkan mengirim karyanya dengan upload di Instagram disertai hastag #SASSlearndisneystyle dan terkumpul 20 peserta; dipiilih 6 karya oleh pembicara yang mendapat review selama acara sharing berlangsung.Diawali dengan perkenalan latar belakang seorang Yohan Power (yang ternyata itu beneran nama asli bukan nama alay: Yohan Power Gunawan) sebagai Art Director di PT Studio Shoh EntertainmentYohan ternyata juga seorang Gamer dan Wibu, Wibu adalah seseorang yang sangat menyukai budaya Jepang, sedang yang sangat menggilai budaya Jepang disebut dengan Otaku. 

 

Sekarang Yohan tengah mengerjakan projek “Satria Heroes KAI”; menjelaskan bahwa sebenarnya “Disney Style is created by Design” seperti umumnya context menjadi design untuk mencapai goal; serupa dengan pelajaran Matematika, di dalamnya ada solution, problem, analysis, dan logic. Karya-karya animasi Disney sejak tahun 1937, dengan pertama kali muncul film “Snow White” terus berkembang hingga tahun 1995 dengan kemunculan Pocahontas yang mulai menampilkan tokoh utama perempuan, diikuti dengan Mulan tahun 1998, Rapunzel 2010 hingga Frozen dan Moana.Tidak bisa dipungkiri bahwa Disney adalah Nine Old Men, di mana masa awal berdirinya Walt Disney Animation Studio yang menciptakan 12 prinsip dasar animasi kartun; sebagai panduan dasar membuat animasi kartun baik untuk 2 dimensi maupun 3 dimensi. Prinsip ini juga mendasari terciptanya semua karakter hingga menampilkan apa yang disebut dengan Disney Style.


Glen Keane adalah veteran Disney masa sekarang – yang fenomenal dengan goresannya pada karakter Beast dari film Beauty & the Beast dan Tarzan - membawa pengaruh Disney style yang sangat kuat. Glen Keane Production baru saja merilis film “Over the Moon” yang tayang di Netflix, wlaupun bukan produksi Disney namun tetap membawa spirit Disney style.Pada sesi review karya peserta; Yohan me-review dan merevisi 6 karya terpilih; dengan cara menggambar ulang dan membuat sketsa-sketsa dan mempertegas pose karakter dengan “dynamic pose” topik yang pernah dibawakan Shoh Academy pada sharing beberapa waktu sebelumnya.

 

Dynamic Pose ini cenderung  tidak mengubah apa yang sudah digambar tetapi mengembangkannya hingga lebih enak dilihat.Pengubahan dari unsur skala anatomi yang berbeda antara anatomi tubuh gadis dan anak-anak, merapikan pose dari sudut pandang sedikit berbeda, perspektif atau kedalaman dan arah pandang, serta beberapa detail. Semoga review ini menambah pengetahuan bagi pemirsa maupun bagi rekan yang karyanya terpilih dan makin membuat karya-karya berikutnya menjadi jauh lebih bagus. Practice makes perfect. Beberapa pertanyaan menarik yang sempat dibahas (mohon maaf dari panitia Shoh Academy; banyak pertanyaan yang belum sempat dijawab) di antaranya mengenai; Gesture, adalah suatu bentuk komunikasi non-verbal dengan aksi tubuh yang terlihat mengomunikasikan pesan-pesan tertentu, baik sebagai pengganti bicara atau bersamaan paralel dengan kata-kata.

 

Gesture untuk desain karakter di sini dapat berupa rangkaian pose-pose, hingga pemirsa bisa menangkap sifat dan kepribadian dari gesture sesosok karakter.Bagaimana menghadapi art vs desain; intinya seseorang sebagai artis yang harus mampu mengendalikan “mood” sendiri (bukan orang lain yang menentukan mood seseorang), sehingga tidak perlu percaya hal-hal lain cukup dengan “do it” lakukan pekerjaan saja dan perlahan bangkitkan kembali perasaan yang sedang down.Nah pada acara sharing Shoh Academy kali ini, peserta webinar yang beruntung mendapatkan voucher potongan belanja dari HUION, sebesar 100K untuk pembelian pen tablet Huion, dan/atau potongan 500K untuk pembelian pen display Huion, dengan alamat email sebagai berikut:

 

masyitar24@gmail.com

junnymaharani@gmail.com

elisabeth.jessica.w@gmail.com

ihsanfatur21@gmail.com

roarts213@gmail.com

wangi.sinandang@gmail.com

lalaurentsyafir@gmail.com

naurayasminayyuni165@gmail.com

 

Semoga sharing mengenai Drawing Disney Style yang cukup singkat ini dapat memberi pencerahan bagi rekan-rekan yang tertarik untuk berkecimpung di dunia industri animasi, nantikan kelas Shoh Academy berikutnya.

Semangat dan Salam Nganimasi!

 

 

SHOH Academy

Facebook page: SHOH Academy

IG @shohacademy

Telegram: SHOH_Academy

 

Cara gabung https://linktr.ee/shohacademy

 

Studio SHOH Entertainment

IG @shohentertainment

Youtube: Studio Shoh Entertainment

 

Gedung Plaza 89, lantai 12M

Jl. HR. Rasuna Said Kav. X-7 No. 6, Kuningan, Jakarta Selatan 12940

recruitment@studioshoh.com


 



An1magine Volume 5 Nomor 12 Desember 2020

Jurnal majalah bulanan populer seni, desain, animasi, komik, novel, cerita mini, dan sains ringan yang dikemas dalam format education dan entertainment (edutainment). An1magine mewadahi karya cerita mini, cerita bersambung dalam ragam genre, tutorial, dan komik dalam ragam gaya gambar apa pun. Jurnal majalah An1magine ini dapat diakses (open access system). Silakan klik link di atas untuk mengunduhnya.

An1magine edisi ini dapat diunduh juga di An1mage JournalDcreateiteks, Play Store, dan Google Book. Silakan klik link aktif yang ada untuk mengunduhnya. Gak mau ketinggalan berita saat An1magine terbit? Gabung yok di An1mareaders WA GroupFacebookInstagramTwitter

Dapat duit dengan berkarya di rumah aja. Kirim karya komik (manga) dan cerita mini (cerita pendek) buatanmu. Info lanjut di Bubble up Yourself

Silakan klik PDF di bawah ini untuk mengunduhnya.




Komentar

Postingan Populer