BINUS SEMARANG: CREATIVE ADS & BISIK BINCANG ASIK

 


BINUS SEMARANG

CREATIVE ADS & BISIK BINCANG ASIK

Mas Be




Kuliah daring menjadi satu kebiasaan baru di masa pandemic sekarang ini; webinar melalui zoom dan juga IG (Instagram) live sudah menjadi sarana yang paling efektif untuk menyampaikan berbagai materi secara online.

Bambang Gunawan Santoso alias Mas Bambi mendapat kehormatan diundang sebagai Guest Lecture dari Jurusan DKV-Desain Komunikasi Visual Creative Advertising, Binus University, dan dari Binus Semarang untuk program IG live Bisik-bincang asik.

 

 

 

Pada Senin, 02 November 2020 mulai pk. 09.00 hingga 11.00 dan Selasa, 10 November 2020 pk. 14.00 – 14.45; Bambi nama alias dari Bambang Gunawan Santoso sharing perihal keilmuan karakter untuk ‘menghidupkan’ event Engagement Brand Character to Target Market, atau tentang penciptaan IP-Intellectual Property karakter animasi. Pada ke 2 acara Binus materinya nyaris sama; bedanya pada kuliah daring dengan waktu 2 jam zoombinar Creative Advertising dengan full presentasi termasuk melihat trailer animasi pendek dari karya kantor SSE-Studio Shoh Entertainment; sedangkan IG-Instagram live @binussemarang hanya 45 menit, dengankoneksi WiFi yang kurang bagus dan presentasi kamera hp dihadapkan ke arah laptop; sehingga kurang maksimal komunikasinya.


Pembahasan diawali dengan perkenalan tentang Studio Shoh Entertainment (SSE) dengan 130-an karyawan dan 100-an orang team animator sedang mengerjakan service work/pekerjaan pesanan serial animasi dari Korea dan Dreamworks, USA dengan standard internasional, dan juga pengembangan IP-Intellectual Property creation.SSE juga mempunyai product “SHOH Academy” semacam komunitas belajar animasi untuk para pelajar/mahasiswa, hobbyist, dan professional secara daring pada hari Sabtu pukul 10.00-11.30. Bagi yang berminat bisa gabung melalui social media yang tertera.

Lanjut dengan pembahasan IP-Intellectual Property dengan contoh karakter animasi “Mas Be” yang sudah mendapatkan copyright atau HKI dari Kementerian Hukum & HAM RI. Untuk mendapatkan HKI-Hak Kekayaan Intelektual (copyright) karakter animasi yang dibuat, cek pendaftarannya di link https://www.dgip.go.id/  Laman Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum & HAM Republik Indonesia; dengan menyertakan “character bible” yaitu gambar karakter tampak depan, belakang, samping, dan ¾, pose-pose sesuai kepribadian karakter, dan berbagai ekspresi wajah, plus data warna; disertai keterangan tentang siapa dan bagaimana karakter tersebut.


Pengembangan IP sebaiknya dipersiapkan minimal 5 hal:
1. Karakter dan keluarga plus musuh, sifat dan kepribadian plus bentuk fisik.

2. Cerita dan naskah/skenario, baik untuk web series, serial, cerita pendek, maupun cerita untuk layar lebar.

3. Future Development; akan dikembangkan kemana IP-nya misal: karakter 2D dibuat menjadi 3D, dibuat animasinya, kemudian dibuat game, dikembangkan dan menambah karakter IP pendukung.

4. Licensing; IP sebaiknya muncul occasional (acara Lebaran, Tahun Baru, menghadapi pandemik, ucapan ulang tahun, dan sejenisnya), kolaborasi, sticker Line & WA, webtoon, komik, pattern, dan merchandise.

6. Publishing; memunculkan karakter IP di berbagai social media, termasuk YouTube, Facebook, Instagram, Twitter, dll. Dibuat buku dan muncul dalam acara seminar, workshop, webinar, dan sejenisnya.

IP Mas Be awalnya menjadi host dalam buku “Nganimasi Bersama Mas Be” karya Bambi, yang kemudian berkembang menjadi IP dengan beberapa karakter lain seperti: Nimas si penari Jaipong asal Tasikmalaya, Donat kirik-anjingya Mas Be seekor chihwahwa betina yang diilhami dari anjing beneran, Eyang Semart diilhami dari karakter pewayangan Semar yang sudah dimodifikasi. Karena dalam suatu cerita sebaiknya mempunyai villain atau karakter musuh/jahat; sehingga karakter Han-han (Hanoman) yang bisa menjadi Super Han menjadi villain yang sifatnya pengacau pada apa pun yang dilakukan oleh Mas Be.


Mas Be dalam trailer animasi 2D (dua dimensi) berdurasi 1 menit dikerjakan animator lulusan SMKN 4 Malang yang bergabung dalam Allie Studio, lagu oleh Gatut Suryo, arrasemen oleh Adryans, penyanyi Sinta Schumann. Sedangkan Mas Be versi 3D dibuat pada saat mengikuti diklat (Pendidikan Latihan) 3D modeling menggunakan software Blender di BDI-Balai Diklat Industri Denpasar, Bali selama 1,5 bulan dengan guru/mentor Kurniawan Asidiqi yang membantu membuat rigging dan menganimasikan karakter Mas Be versi 3D.


Ada 5 buku karya penulis, yaitu: “Nganimasi Bersama Mas Be” penerbit Elexmedia, Gramedia 2013, buku “Karakter Unyu Nganimasi” penerbit BINUS Media & Publishing 2014, “7 Steps Korean Chibi-UNYU” HMT Comic Board 2015, “Jakarta Coloring Book” penerbit Haru 2016, dan buku “Nganimasi Indonesia; Indonesia Animation Industry Data” penerbit Elexmedia, Gramedia 2018. Mengenai proses pembuatan buku “NGANIMASI INDONESIA; Indonesia Animation Industry Data” penulis memerlukan waktu 1,5 tahun untuk mengumpulkan data dan 1 tahun proses pembuatan bukunya. Buku Nganimasi Indonesia terbit tahun 2018 dari Elexmedia, Gramedia sehingga datanya sudah harus update per tahun atau minimal tiap 6 bulan.


Sehingga Intellectual Property (IP) animasi seperti Nussa Rara dari Little Giantz dan Dalangpelo karya Acil-Nuralif belum masuk dalam buku; karena muncul bersamaan dengan saat terbitnya buku. Buku ini bilingual (dalam Bahasa Indonesia dan Inggris) sehingga bila dibawa ke luar negeri sudah lengkap dengan English version yang menampilkan semacam yellow pages industri animasi di Indonesia; mulai dari 56 IP Animasi, 15 film pendek animasi, 49 studio animasi, 135 SMK animasi, 44 Perguruan tinggi, AINAKI-Asosiasi Industri Animasi Indonesia dan event tahunan animasi.


Selanjutnya IP baru bertajuk “TAACI Tasty Adventure”; TAACI adalah singkatan Tahu Aci, cerita tentang keluarga Tahu Aci perkembangan dari karakter Mas Be; yang sangat menyukai camilan Tahu Aci dan Tahu Pletok berasal dari Slawi, Tegal. Premise-nya bercerita tentang CI-Girls adalah gank cewek; terdiri dari Cita, Cici, Cimoy dan Tama & Taku, mereka ber 5 berpetualang keliling Nusantara untuk mencicipi berbagai camilan khas daerah. Taaci dengan target pemirsa ABG anak baru gede usia 10-12 tahun, bercerita tentang petualangan yang lebih ke “Slice of Life” menampilkan keunikan masing-masing karakter dengan segala permasalahan, muncul dalam komik 4 panel, animasi pendek (Tiktok), ucapan hari besar, dan juga sticker Whatsapp yang bisa didownload gratis pada apps “Emoticker” khusus android.


Mengembangkan IP-Intellectual Property berupa karakter animasi Mas Be & Taaci; diperlukan Kerjasama dan kolaborasi dalam satu tim; yaitu dengan Robby Hardian seorang dosen Animasi dari DKV Politeknik Harapan Bersama Tegal, Ari Tri Winarno/Ary Senpai seorang Graphics Designer dari Grobokan, Semarang, dan Sultan Satya Anindita mahasiswa Sekolah Tinggi Multimedia Yogyakarta. Bila Bambi, Robby, dan Sultan lebih menekankan tampilan fisik dari IP seperti pose-pose karakter dan animasi, maka Ari lebih pada pembuatan cerita, karakterisasi dan personality dari masing-masing karakter Taaci. Semoga Kerjasama ini mendapat tempat di hati target marketnya dan selalu berkembang.


Taaci Tasty Adventure juga bekerjasama dengan siapa saja termasuk Pemda setempat, dalam berbagai acara seperti lomba menggambar dan mewarnai, webinar, dan hal sosial lainnya. Semoga sharing bersama Creative Advertising, Binus University, Jakarta dan dengan Binus Semarang; dapat memberikan sedikit pencerahan bahwa IP amat sangat memerlukan kerjasama dengan Graphics Designer dalam berbagai hal dan sekaligus mengangkat “kearifan lokal” menjadi karya yang bisa diterima di masyarakat luas khususnya yang menjadi target market.


“Bukankah seorang desainer bertugas menyelesaikan masalah dengan pertimbangan seni?”

 

Semangat & Salam Nganimasi!

 

Bambi (Bambang Gunawan Santoso)
IG @bambigunawan
     @taaci_official
YouTube: Bambang Gunawan Santoso

SHOH Academy
Facebook page: SHOH Academy
IG @shohacademy
Telegram: SHOH_Academy
Cara gabung https://linktr.ee/shohacademy

Studio SHOH Entertainment
IG @shohentertainment
Youtube: Studio Shoh Entertainment
Gedung Plaza 89, lantai 12M
Jl. HR. Rasuna Said Kav. X-7 No. 6, Kuningan, Jakarta Selatan 12940


 



An1magine Volume 5 Nomor 12 Desember 2020

Jurnal majalah bulanan populer seni, desain, animasi, komik, novel, cerita mini, dan sains ringan yang dikemas dalam format education dan entertainment (edutainment). An1magine mewadahi karya cerita mini, cerita bersambung dalam ragam genre, tutorial, dan komik dalam ragam gaya gambar apa pun. Jurnal majalah An1magine ini dapat diakses (open access system). Silakan klik link di atas untuk mengunduhnya.

An1magine edisi ini dapat diunduh juga di An1mage JournalDcreateiteks, Play Store, dan Google Book. Silakan klik link aktif yang ada untuk mengunduhnya. Gak mau ketinggalan berita saat An1magine terbit? Gabung yok di An1mareaders WA GroupFacebookInstagramTwitter

Dapat duit dengan berkarya di rumah aja. Kirim karya komik (manga) dan cerita mini (cerita pendek) buatanmu. Info lanjut di Bubble up Yourself

Silakan klik PDF di bawah ini untuk mengunduhnya.





Komentar

Postingan Populer