TOM: Training of Mentor dari Kemenparekraf dan Ainaki

 


TOM:

Training of Mentor dari

Kemenparekraf dan Ainaki


Mas Be


Industri animasi adalah salah satu subsektor ekonomi kreatif yang bertumbuh pada masa “new normal” tengah berkembang dan membutuhkan banyak pengetahuan yang menjadi dasar untuk mengarahkan para pekerja kreatif dalam berkreasi membuat karya animasi baik berupa karakter, cerita, dan film animasi.


 

Kemenparekraf: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Direktorat Industri Kreatif Film, Televisi dan Animasi; mengadakan Training of Mentor (TOM) dalam rangkaian kegiatan ACTION (Animation Creation Incubation) bekerjasama dengan AINAKI-Asosiasi Industri Animasi Indonesia. TOM dilaksanakan secara online dari Sabtu, 22 Agustus 2020 sampai dengan Kamis, 3 September 2020 dengan jadwal Zoom selama 9 hari full day mulai pukul 08:00 hingga 17:45 setiap harinya; dan 4 hari off day (dari keseluruhan acara TOM selama 13 hari). 

Diikuti dan terpilih sebanyak 50 peserta dari pelaku industri animasi dan akademisi dari Aceh hingga Bali, dengan para mentor ahli di bidang animasi dari AINAKI.

Rincian kegiatan TOM per hari:
1. Animation International Pitching Forum started
     Pemaparan Program TOM
     Pitch Bible
2. Audience & Genre in Animation
     Business Insight and Research (from Buyer & Producer)
     Market insight
3. Business & Ideation, Presentation, Business Canvass
     Story Structure, Creative Writing
4.  Exploration, Presentation, Ideation
     Exploration: Philosophy in Design
5. Presentation: Philosophy in Design
     Standardize Pitch Bible, Formulating a selling Pitch Bible
6. Testimony from successful presenter (3 narasumber)
     Formulating content for presentation, Learning Journey
7. Mentoring Tools: Presentation: Learning Journey
    Mentoring Tools: Accessibility on online learning, Organizing Lesson Plan
8. How to Manage and Store Using Sharing File
     Platform Formative Assessment Proses, Engaging Online Learning Technique
9.  SKKNI-Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia dalam Animasi
     Legal Drafting & Sertifikasi Profesi
     Review & Lesson learned

Yang disampaikan oleh para pakar bidang animasi Indonesia seperti Daryl Wilson; ketua AINAKI & CEO Kumata Studio Bandung, Angga Kresna dari Shark Animmation, Chandra Endroputro; sutradara dan penulis animasi dari Temotion, Deddy Syamsuddin; dari Binus University, Eka Chandra dari IOTA & Ayoo, Adittoro (Aditya Triantoro); film Nussa dari The Little Giantz, Kunti dari Studio Shoh Entertainment, Waditya (Wahyu Aditya) dengan Fun Cican dari Hellomotion, Fierrany dari Brown Bag Studio Bali, Syaifullah, Budi, Adzania & tim dari Kemenparekraf, Putri Hadya dari AINAKI, dan lain-lainnya.






An1magine Volume 5 Nomor 10 Oktober 2020

Jurnal majalah bulanan populer seni, desain, animasi, komik, novel, cerita mini, dan sains ringan yang dikemas dalam format education dan entertainment (edutainment). An1magine mewadahi karya cerita mini, cerita bersambung dalam ragam genre, tutorial, dan komik dalam ragam gaya gambar apa pun. Jurnal majalah An1magine ini dapat diakses (open access system). Silakan klik link di atas untuk mengunduhnya.

Dapat duit dengan berkarya di rumah aja. Kirim karya komik (manga) dan cerita mini (cerita pendek) buatanmu. Info lanjut di Bubble up Yourself

An1magine edisi ini dapat diunduh juga di An1mage JournalDcreateiteksPlay Store, dan Google Book. Silakan klik link aktif yang ada untuk mengunduhnya. Gak mau ketinggalan berita saat An1magine terbit? Gabung yok di An1mareaders WA GroupFacebookInstagramTwitter



Keseruan acara setiap harinya makin bertambah dengan adanya kuis setiap akhir pembabaran 1 topik, dan tugas-tugas individu dan kelompok (terdiri dari 5 orang anggota) yang tugasnya langsung dikerjakan bersama secara online untuk segera dipresentasikan keesokan harinya. Sementara walaupun penulis sudah berlangganan WiFi masih juga koneksi internet sering drop; harus koneksi ulang 3-5x per harinya (kecuali pada saat koneksi internet stabil dan hal itu jarang-jarang terjadi) yang selain melatih kesabaran juga berusaha menangkap semua materi yang dibicarakan sembari mengerjakan tugas-tugas dari kantor yang tengah WFH: work from home.

Lumayan sibuk mengingat kelompok berganti 3x dan kelompok terakhir masih berlanjut dengan tugas walaupun sudah selesai acara TOM; sehingga perlu adaptasi menghadapi personality antaranggota kelompok. Sehingga untuk mengerjakan 1 tugas kelompok diperlukan waktu 2 hingga 4 jam atau lebih dalam pembahasannya; yang kemudian persiapan presentasi keesokan harinya dengan pilihan random; artinya setiap anggota kelompok harus siap bila ditunjuk untuk melakukan presentasi dengan bahan presentasi yang sama dalam 1 kelompok.


Dari beberapa tugas kelompok akhirnya para peserta TOM mulai menyadari beberapa hal pokok yang diperlukan dalam mengelola IP - Intellectual Property yang menjadi bisnis, seperti di antaranya:
a. Mengerti tentang karakterisasi dan Formula bercerita.
b. Tentang Value Preposition, Customer Segment, Channel, & Customer Relationship (dari Business Model Canvas)
c. Character Design, World Building, Brand, & Business Aspect

Yang kesemuanya dibutuhkan secara bertahap dalam berbisnis IP yang berupa film animasi, baik animasi pendek, serial, maupun layar lebar. Pada bagian menjelang akhir workshop; peserta diminta mempersiapkan Detail Rencana Pembelajaran Mentoring (RPM) dengan studi kasus siswa atau mentee dengan “Pengetahuan utama tentang bisnis konten kreatif animasi” dari beberapa kasus yang berbeda bagi masing-masing kelompok. Dilengkapi dengan beberapa SO (student outcome) dengan rincian LO (learning outcome), berikut metode belajar dan tugas yang akan diberikan.

RPM ini akan berguna pada saat peserta menjadi mentor dalam program lanjutan TOM yakni SHIMA-Entrepreneurship in Animation yang akan diselenggarakan 2 minggu setelah acara TOM berakhir. Sementara pada pembabaran Pitch Bible-semacam alat untuk mengomunikasikan ide-ide; selain dari 2 pembicara utama Daryl Wilson & Eka Chandra, juga pitch bible dari pembicara tamu seperti Wahyu Aditya dengan IP Fun Cican, Fierrany dari Brown Bag Studio Bali, dan Atlas Boy Adventure dari Aaska Production; sehingga peserta dibekali berbagai macam model tampilan pitch bible produk kreatif animasi dengan beberapa genre dan target market pemirsa yang berbeda-beda.


Intinya bagian pitch bible ini adalah bagian penting yang hasilnya akan diajukan kepada calon client atau buyer atau juga dipresentasikan dalam acara-acara pitching seperti di antaranya acara AAS-Asia Animation Summit yang akan diselenggarakan di Bali, Indonesia pada bulan November 2020 mendatang.

 

Semangat & Salam Nganimasi!

KEMENPAREKRAF Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
http://www.kemenparekraf.go.id
FB Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
IG @kemenparekraf.ri

AINAKI Asosiasi Industri Animasi Indonesia
http://ainaki.or.id
IG @ainaki_indonesia
FB AINAKI_Indonesia

Bambi (Bambang Gunawan Santoso)
Email: si.bambi@gmail.com
IG @bambigunawan
     @taaci_official
YouTube: Bambang Gunawan Santoso




Komentar

Postingan Populer