SHOH ACADEMY: Drawing Dynamic Pose “Reloaded”

 


SHOH ACADEMY: 

Drawing Dynamic Pose  Reloaded

Mas Be



Sharing session merupakan acara virtual yang diadakan secara gratis oleh SHOH Academy sebagai wadah berbagi dari praktisi-praktisi yang bekerja di industri animasi kepada penggiat animasi yang masih duduk di bangku sekolah atau perkuliahan atau juga kepada praktisi profesional lainnya. Sabtu, 26 September 2020, lalu sesi berbagi (sharing session) kedua diadakan oleh SHOH Academy. Masih sama seperti minggu sebelumnya, sharing session ini kembali dilangsungkan pada jam 9 pagi WIB dengan menggunakan aplikasi Zoom. 


Tema berbagi yang diangkat di sesi kali ini adalah mengenai cara menggambar pose dinamis dengan pembicara utama Aaryn Bastian selaku Concept Artist di Studio SHOH Entertainment (SSE). Acara kali ini dimoderatori oleh Yohan Power–Art Director di SSE. Sesi berbagi ini dibuka dengan perkenalan diri dari moderator yang juga memperkenalkan SSE dan CEOnya, Seung-Hyun Oh–yang lebih akrab dipanggil Mr. Shoh, kepada partisipan. Kemudian dilanjutkan dengan memperkenalkan Aaryn dan juga memperlihatkan perkembangan karya-karya Aaryn dari tahun ke tahun sampai akhirnya bekerja di SSE.Aaryn mengakui dirinya banyak terpengaruh oleh anime-anime Jepang seperti Akira dan Cowboy Bebop, juga dari film-film barat. Tidak hanya itu, Aaryn juga mengatakan bahwa penting untuk melakukan photo study dalam menggambar, karena menggambar dengan menggunakan referensi foto dapat meningkatkan visual library seorang artist.

 

Setelah sesi perkenalan tersebut, masuklah ke sesi berbagi ilmu untuk menjelaskan mengapa mempelajari membuat pose dinamis itu penting. Menurut Aaryn, pose dinamis bisa digunakan untuk berkomunikasi mengenai apa yang sedang terjadi dalam suatu gambar. Dan bukan hanya untuk meningkatkan sebuah gambar secara visual, tapi juga untuk memperlihatkan kelebihan-kelebihan dari karakter dalam gambar tersebut. Ketika menggambar suatu karakter dengan menggunakan pose dinamis, kita dapat memperlihatkan bahasa tubuh suatu karakter, arah gaya/kekuatan (force) dan bobot tubuh suatu karakter, juga membuat pergerakan suatu karakter terasa nyata.

Untuk menjelaskan lebih jauh, Aaryn menjabarkan mengenai Weight Distribution atau distribusi berat tubuh, dan juga Line of Action atau garis aksi. Weight Distribution adalah suatu cara untuk memperlihatkan pusat gravitasi yang menunjukkan aksi dari karakter, yang juga memengaruhi bagaimana suatu karakter berdiri, atau mengapa pose bertarung suatu karakter dibuat sedemikian rupa. Dengan memahami Weight Distribution, kita dapat menentukan ke mana arah tangan atau kaki harus ditempatkan. Sedangkan Line of Action adalah cara untuk memperlihatkan bentuk dan arah. Ada 2 bentuk utama yang biasa digunakan untuk memperlihatkan Line of Action, yaitu bentuk huruf C dan S. dengan menggunakan salah satu dari 2 bentuk tersebut, kita dapat meng-exaggerate pose dari karakter yang sedang digambar.

 

Pada slide berikutnya, Aaryn menjabarkan tahapan selanjutnya untuk menggambar pose dinamis. Yaitu adalah dengan memulai dari torso/bagian dada dari tubuh. Menurutnya, torso dan pelvis/area tulang panggul, adalah bagian tubuh paling stabil pada tubuh manusia. Dengan mendefinisikan ke mana arah torso mengarah, kita dapat menjelaskan arah daripada bagian tubuh lainnya.Tahapan selanjutnya dari menggambar pose dinamis adalah untuk memperlihatkan Contra-Posto/Contrapposto. Contrapposto adalah suatu keadaan untuk memperlihatkan cara menyeimbangkan bagian tubuh ketika sedang berdiri, dengan tumpuan kaki dan pinggul, dan membalik arah garis dari pinggul tersebut dengan arah garis lengan dan bahu-nya ke arah berlawanan. Dengan memperlihatkan contrapposto, karakter yang digambar terlihat lebih seimbang dan juga bisa memperlihatkan karakter terlihat lebih santai.

 

Tahapan terakhir dalam pembuatan pose dinamis yang tidak kalah pentingnya menurut Aaryn, adalah dengan memperlihatkan arah pergerakan rambut dan baju dari karakter yang kita gambar. Hal yang tidak kalah pentingnya ketika menggambar baju adalah kita harus juga memperhatikan bahan, panjang atau ukuran, dan berat dari baju yang digunakan si karakter. Dan dengan menggunakan rambut dan baju, ini bisa membuat pose terasa semakin dinamis, seakan kita tahu kemana mereka akan bergerak selanjutnya. Setelah menjelaskan seluruh slide-slide presentasi, Aaryn kemudian mencoba untuk memberikan arahan pose pada gambar-gambar yang sempat dikirimkan ke IG SHOH Academy. Dari sekian banyak gambar yang dikirimkan, Aaryn mencoba untuk memberikan arahan pada 4 gambar terpilih.

 

Walaupun menurut Aaryn beberapa gambar-gambar yang dikirimkan sudah bagus dan sudah terasa ceritanya, Aaryn memberikan saran untuk melakukan exaggeration untuk menguatkan cerita yang digambarkan. Seperti menunjukkan emosi, sifat, dan akting dari karakternya ataupun dengan membuat sudut perspektif yang dapat membantu agar lebih terasa dinamis. Sesi berbagi ini kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab yang dibuka sampai jam 11 siang. Tidak hanya dijawab oleh Aaryn dan Yohan, para artist lain yang juga bekerja di SSE ikut memeriahkan sesi tanya jawab dan membantu memberikan perspektif lain dari pertanyaan yang dilontarkan oleh partisipan sharing session kali ini yang mencapai 98 orang. Sesi berbagi ini ditutup dengan kata-kata penutup dari Aaryn yang mengatakan bahwa “One, Drawing should be fun. Two, art drawing is like going to the gym, so you have to keep on building up your muscle. And lastly, be consistent and learn a lot of stuff.”

 

Salam Nganimasi

 

SHOH Academy

Facebook page: SHOH Academy
IG @shohacademy
Telegram: SHOH_Academy

Cara gabung https://linktr.ee/shohacademy

 

Studio SHOH Entertainment
IG @shohentertainment
Yohan Power IG @yohanpowerart

Sherlyna Rizki IG @_spaceial_
Youtube: Studio Shoh Entertainment

Gedung Plaza 89, lantai 12M

Jl. HR. Rasuna Said Kav. X-7 No. 6, Kuningan, Jakarta Selatan 12940 







An1magine Volume 5 Nomor 10 Oktober 2020

Jurnal majalah bulanan populer seni, desain, animasi, komik, novel, cerita mini, dan sains ringan yang dikemas dalam format education dan entertainment (edutainment). An1magine mewadahi karya cerita mini, cerita bersambung dalam ragam genre, tutorial, dan komik dalam ragam gaya gambar apa pun. Jurnal majalah An1magine ini dapat diakses (open access system). Silakan klik link di atas untuk mengunduhnya.

Dapat duit dengan berkarya di rumah aja. Kirim karya komik (manga) dan cerita mini (cerita pendek) buatanmu. Info lanjut di Bubble up Yourself

An1magine edisi ini dapat diunduh juga di An1mage JournalDcreateiteksPlay Store, dan Google Book. Silakan klik link aktif yang ada untuk mengunduhnya. Gak mau ketinggalan berita saat An1magine terbit? Gabung yok di An1mareaders WA GroupFacebookInstagramTwitter


Komentar

Postingan Populer