“SHOH ACADEMY: CARA MENENTUKAN HARGA FREELANCE”



 “SHOH ACADEMY: CARA MENENTUKAN HARGA FREELANCE”

Mas Be


Pada hari Sabtu, 19 September 2020, sesi berbagi (sharing session) perdana yang diadakan oleh SHOH Academy dilangsungkan pada jam 9 pagi WIB melalui aplikasi Zoom. Tema berbagi yang diangkat di sesi paling pertama ini adalah mengenai “Cara Menentukan Harga Freelance” dengan Yohan Power selaku Art Director dari Studio SHOH Entertainment (SSE) sebagai narasumber. 

Walaupun acara sharing dijadwalkan untuk dimulai pada jam 9 pagi, ruang Zoom sudah dibuka oleh host pada jam 8.30 pagi, dengan maksud untuk bersapa-salam antar partisipan acara dan sharing terbuka antar sesama penggiat kreatif. Barulah ketika jam 9 tepat, sesi berbagi dibuka oleh moderator pada sesi ini, Sherlyna Rizki Putrizita–Production Coordinator di SSE.

 

Sesi berbagi ini dibuka dengan perkenalan diri dari moderator yang juga memperkenalkan SSE dan CEOnya, Seung-Hyun Oh–yang lebih akrab dipanggil Mr. Shoh, kepada partisipan. Kemudian dilanjutkan dengan memperkenalkan Yohan Power yang juga menceritakan pengalaman-pengalamannya dalam mengerjakan pekerjaan freelanceYohan bercerita bahwa ia pun dulu pernah mengalami masa-masa di mana ia tidak mendapatkan upah dari mengerjakan sebuah projek karena ia sendiri yang menawarkan jasanya langsung kepada klien tanpa meminta bayaran. Beruntungnya, klien tersebut puas dengan karya Yohan dan akhirnya menawarkan fee di kemudian hari.

Setelah sesi perkenalan tersebut, Yohan kemudian melanjutkan ke topik inti mengenai cara menentukan harga dan juga mengenai pertimbangan-pertimbangan apa saja yang perlu diperhatikan dalam menentukan harga freelanceYohan memulai dengan memperlihatkan sebuah gambar berupa diagram venn yang menunjukkan pembagian antara Cost - Time - Quality yang merupakan utopia dalam pengerjaan suatu project. Ia mengatakan bahwa banyak klien yang mengharapkan agar bisa mendapatkan karya yang berkualitas secara cepat dengan harga murah, dan ini lah termasuk dari salah satu permasalahan dalam dunia freelancing

Namun tidak sampai situ saja, Yohan juga menjabarkan permasalahan-permasalahan lainnya yang juga datang dari sisi pekerja kreatif itu sendiri. Di antaranya ketidaktahuan dalam perhitungan biaya, ketidakpahaman akan komponen harga, tidak dapat mempertimbangkan konteks, dan juga tidak memiliki strategi dalam penentuan harga. Selanjutnya Yohan mengangkat sebuah studi kasus untuk mencontohkan bagaimana baiknya menghitung biaya yang diperlukan untuk pekerjaan freelance.

Ia menjabarkan komponen-komponen perhitungan apa saja yang dibutuhkan untuk menghitung biaya. Diantaranya adalah “Labor” yang merupakan upah minimum untuk pekerja di suatu daerah, “Material” dan “Tools” atau bahan-bahan dan alat-alat yang akan digunakan dalam pembuatan karya, dan yang terakhir adalah “Overhead” atau pengeluaran tambahan lain yang dibutuhkan untuk keseharian dari freelancer tersebut, termasuk juga pajak, biaya asuransi kesehatan, dan juga uang transport atau akomodasi lain di dalamnya. 

Komponen-komponen ini, menurut Yohan penting untuk disadari dan diperhitungkan dalam menentukan harga freelance. Dari perhitungan biaya-biaya tersebut, seorang freelancer bisa mengira-ngira berapa biaya per-hari atau per-bulan yang sebaiknya ia dapatkan dari pekerjaan freelance-nya tersebut. Pada slide berikutnya, Yohan menjelaskan pentingnya untuk memahami komponen ‘harga’. Komponen-komponen tersebut, menurutnya terbagi dalam biaya (cost), nilai (value), dan keuntungan (profit). Ia menjelaskan bahwa ada kalanya seorang pekerja kreatif sudah merasa berhasil dalam menghitung biaya untuk menentukan harga tapi hidupnya pas-pasan. Menurutnya, ini karena orang tersebut lupa untuk menghitung profit dan tidak dapat menilai value dari karyanya sendiri.

Selain memahami komponen harga, seorang pekerja lepas harus juga dapat memahami konteks dalam menentukan harga. Konteks-konteks tersebut antara lain adalah harga pasar, ‘nilai’ dari karya yang ditawarkan, anggaran biaya klien, resiko dan keuntungan dari projek yang ditawarkan dan penurunan nilai aset yang dimiliki. Konteks-konteks tersebut bisa membantu seorang pekerja kreatif untuk membuat strategi dalam menentukan harga. Strategi dalam menentukan harga itu sendiri pun terbagi menjadi targetting, positioning dan future goals.

Dalam hal memahami konteks dan menentukan strategi, seorang pekerja kreatif diharapkan untuk tidak malas untuk melakukan riset sendiri karena pada tiap pekerja akan menghadapi tantangan yang berbeda-beda juga. Setelah menjelaskan seluruh slide-slide presentasi, sesi tanya-jawab pun kemudian dibuka. Dari total 116 partisipan sesi berbagi ini terdapat sekitar 30 pertanyaan yang ditampung dari Instagram SHOH Academy, WhatsApp group SHOH Academy, dan juga dari fitur chatting dalam Zoom. Sesi tanya jawab dibuka oleh Yohan sampai akhir sesi pada jam 10.45 WIB, dengan penutupan dari pertanyaan “Perlu waktu berapa lama sampai bisa dapat formula yang pas untuk menentukan harga?”

Menurutnya butuh waktu seumur hidup untuk bisa mendapatkan formula yang tepat dalam menentukan harga, karena harga tersebut dapat berubah-ubah menyesuaikan keadaan dari sang pekerja lepas itu sendiri. Oleh karena itu dalam sesi ini ia berharap agar partisipan yang datang dapat mulai membayangkan apa-apa saja yang perlu mereka tingkatkan untuk keberlangsungan pekerjaan lepas mereka. Dalam penutupannya, Yohan juga tidak lupa menyebutkan nama-nama tim SHOH Academy yang sudah membantu keberlangsungan acara sharing session perdana ini dan mengharapkan agar para partisipan bisa hadir di acara sharing session SHOH Academy berikutnya. 


Salam Nganimasi!


SHOH Academy

Facebook page: SHOH Academy
IG @shohacademy
Telegram: SHOH_Academy

Cara gabung https://linktr.ee/shohacademy

Studio SHOH Entertainment
IG @shohentertainment
Yohan Power IG @yohanpowerart

Sherlyna Rizki IG @_spaceial_
Youtube: Studio Shoh Entertainment


Gedung Plaza 89, lantai 12M
Jl. HR. Rasuna Said Kav. X-7 No. 6, Kuningan, Jakarta Selatan 12940
recruitment@studioshoh.com




An1magine Volume 5 Nomor 9 September 2020

Jurnal majalah bulanan populer seni, desain, animasi, komik, novel, cerita mini, dan sains ringan yang dikemas dalam format education dan entertainment (edutainment). An1magine mewadahi karya cerita mini, cerita bersambung dalam ragam genre, tutorial, dan komik dalam ragam gaya gambar apa pun. Jurnal majalah An1magine ini dapat diakses (open access system). Silakan klik link di atas untuk mengunduhnya.

An1magine edisi ini dapat diunduh juga di An1mage JournaliteksPlay Store, dan Google Book. Silakan klik link aktif yang ada untuk mengunduhnya. Gak mau ketinggalan berita saat An1magine terbit? Gabung yok di An1mareaders WA GroupFacebookInstagramTwitter

 

inovel

Gabung di An1mage WA Grup untuk workshop, tutorial, pelatihan, dan membahas puisi, cerita mini, cerita pendek, novel, dan scenario untuk diterbitkan dan atau difilmkan, jangan ngabisin waktu nungguin chat, mari berkarya nyata, terlibat dalam produksi secara langsung, gabung dengan mengirimkan pesan WA ke Aditya PIC: 0818966667 atau dapat juga gabung di inovel facebook group.


ikomik Gabung di An1mage WA Grup untuk workshop, pelatihan, tutorial, dan membahas komik untuk diterbitkan, dianimasikan dan atau difilmkan, jangan ngabisin waktu nungguin chat, mari berkarya nyata, terlibat dalam produksi secara langsung, gabung dengan mengirimkan pesan WA ke PIC Aditya: 0818966667 atau dapat juga gabung di ikomik facebook group.

 

iluckis Gabung yuk di grup WA iluckis, tempat para pelukis berkarya, berpameran, dan berpublikasi, karya lukisanmu dapat dipublikasikan secara gratis di majalah An1magine yang terbit bulanan dan beredar sejangkauan jari di Play Store yang berdampak pada promosi karya dan namamu agar lebih dikenal , gabung dengan mengirimkan pesan WA ke Aditya PIC: 0818966667 atau dapat bergabung di iluckis facebook group.  

 

icosplayer Para cosplayer yang keren-keren, gabung yuk di icosplayer WA grup, foto kalian yang menggunakan kostum bisa masuk ke majalah digital An1magine yang terbit bulanan, gabung dengan mengirimkan pesan WA ke WA ke Aditya PIC: 0818966667 atau dapat pula bergabung di icosplayer facebook group.      

 

Komentar

Postingan Populer