TALENTA ART SPACE: @RTODOG 2018







"MUSIM PANAS"
Sabtu, 22 desember
pukul 19.30 WIB
Jl. Boulevard blok BA 3 No. 40 Staples material art Stationery Gading Serpong
: BER
@RtoDOG
di
MUSIM PANAS

:

Sejak era pascareformasi 1998 remigrasi kembali pulang kampung personal para mujtahid visual (pelukis) ke rumah kelahiran menjadi penandaan histori bagi perjalanan di kemudian hari denyut gerak medan visual di Tangerang raya.

Saya memafhumi derik tanpa suara dari JALAN SUNYI kawan-kawan di tanah ini. Sealiran dengan arus zaman yang berlari dengan hari, bulan, tahun, era, masa, orde dalam teror detik jam waktu yang selalu menghantam ruang humanisme kemanusiaan.

Orde pun beralih mengglobal milenial dengan Iklim yang selalu berubah tumpah ke dalam alam ke-Indonesiaan, berhorizon dengan raya jagat semesta dengan ragam ayat visual peristiwa.

@RtoDOG adalah sekumpulan manusia yang melakukan ijtihad visual dengan perekaman kejadian menjadi medan ikhtiar bagi keberlangsungan personal menasbihkan diri di ranah visual dengan ragam genre, beda DNA, lintas usia, dan rezeki yang berbeda.

MUSIM PANAS menjadi penafsiran visual baru yang menggelitik, biasa saja, bahkan paradoks berseberangan dari 21-partisipan yang tampil. Hajat pameran kali ini lebih mengedepankan hikayat visual yang ditangkap dengan kebedaan setiap individu.

Sebagai kota tempat kampung halaman yang semakin bertumbuh di sana-sini, konstruksi infravisual menjadi titik temu setiap individu untuk merayakan kegembiraan lewat pameran dan memberi tafsir kejadian di republik ini.

Merayakan kegembiraan dengan tawakal visual yang bermARTabat menjadi pilihan terbaik nan pas di pancarobanya musim gedoran tembakan ke arah setiap anak manusia zaman ini. Dan bentuk tiarap perlawanan visual dalam serangan agitasi media sosial yang masif sangat elok bila dilawan dengan
JIHAD VISUAL berjemaah.

Talenta Art Space sebagai ruang yang dipilih untuk berunjuk perbuatan visual sebagai tempat yang strategis berada di denyut ekonomi kaum menengah keatas. Bukan tidak mungkin dikemudian hari dengan konsistensi kultural denyutnya sanggup mengawal kemerdekaan estetika publik.

ORTODOK sebagai konvensi lama dengan pewarnaan masa lalu kiranya juga harus tumbang dengan dinamisasi kelompok
@RtoDOG yang naturalnya muncul dengan gaya organisme kebersamaan.

Rekam jejak peristiwa keseharian di MUSIM PANAS zaman hashtag agaknya menyentuh maqom perupa untuk menjawab godaan di orde yang penuh hinaan, cacian, kutukan, perhoaxan yang golak, dengan ikhtiar visual tiap individu dengan rasa BHINNEKA RAGAM VISUAL.

Bukankah sesuatu yang panas secara suhu temperatur masa, bisa dterjemahkan dengan aliran yang sejuk dingin-dingin sexy.

Apakah juga MUSIM PANAS dimaknai dengan kobaran api, luka berdarah-darah atau sebaliknya ia menjadi es krim rasa coklat stroberi yang harus ditiup untuk melumatnya.

Sekiranya MUSIM PANAS juga diterjemahkan menjadi hujjah visual yang menghujat; apakah ini menjadi hiburan bagi makhluk akhir zaman yang lezat di millenial ini.

Seni memang art
Ia menjadi gonggongan yang menggigit Tanpa mengorbankan luka darah ? Seni adiluhung visual
Juga menghimpun kecerdasan visual melahirkan kandungan ramu pembebasan.

Anjing menggonggong Seni tak boleh berlalu Zaman menggigit
Seni tetap menjadi Gong.

Mari ARtoDOG
Di
Musim Panas.

(Edi Bonetski)









An1magine versi online ini secara lengkap ada di An1magine emagazine volume 4 Nomor 1 Januari 2019  yang dapat diunduh gratis di Play StoreGoogle Book, dan di An1mage Journal







“Menerbitkan karya digital untuk buku, komik, novel, buku teks atau buku ajar, riset atau penelitian jurnal
untuk terindeks di Google Scholar dan berada di Play Store untuk pemasaran global? An1mage jawabnya”

AN1MAGINE BY AN1MAGE: Enlightening Open Mind Generations
AN1MAGE: Inspiring Creation Mind Enlightening 

www.an1mage.org




Komentar

Page Views

counter free

Visitor

Flag Counter

Postingan populer dari blog ini

STANLEY MILLER: Eksperimen Awal Mula Kehidupan Organik di Bumi

CERPEN: POHON KERAMAT

"Pameran Citra Perempuan dalam Konteks Kenusantaraan"