ECO-WARRIOR: Meningkatkan Kesadaran Cintai Bumi Lewat One Day Eco Camp


ECO-WARRIOR:

Meningkatkan Kesadaran Cintai Bumi

 Lewat One Day Eco Camp







Saat ini Bumi yang kita huni sudah banyak mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh aktivitas manusia yang tidak bersahabat dengan alam dan lingkungan selama puluhan tahun. Salah satu dampak dari aktivitas tersebut ialah meningkatnya suhu rata-rata Bumi sehingga menyebabkan terjadinya global warming atau pemanasan global.

Beragam kerusakan lingkungan di Bumi ini menyebabkan turunnya kualitas lingkungan serta dapat mengakibatkan terjadinya bencana seperti banjir, longsor, kekeringan, kebakaran hutan, maupun krisis air bersih. Kerusakan lingkungan secara global disebabkan oleh perbuatan manusia dan akan berdampak pada manusia juga. Kesadaran masyarakat yang menurun dalam menjaga, merawat, dan melestarikan lingkungan akan menyebabkan penurunan kualitas lingkungan. 

Pelestarian lingkungan hidup bukan merupakan tanggung jawab perorangan saja, namun merupakan kesadaran dari semua pihak secara bersama-sama. Oleh karena itu, sebagai penduduk yang tinggal di Bumi sudah merupakan kewajiban kita untuk turut menjaga kelestarian lingkungan. Pada tanggal 24 Februari 2019 kemarin, Komunitas Bring Your Tumbler Be An Eco Warrior mengadakan One Day Eco Camp di Yayasan Eka Chita Pradnyan yang terletak di Tabanan, Bali.

Pesertanya terdiri dari anak-anak didik sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Kegiatan ini diadakan secara Eco Camp dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran generasi Z untuk menjaga lindungan dan Bumi kita. Kegiatan One Day Eco Camp kali ini diawali dengan Clean Up keliling Desa Sam-saman. Peserta yang mengikuti Eco Camp ini dibagi menjadi 4 kelompok.

Kelompok A, B, C dan D. Berbekal karung bekas, semua peserta diajak untuk mengelilingi Desa Sam-saman melewati jalan setapak, pedesaan yang asri hingga persawahan. Di balik pemandangan yang indah para peserta menemukan sampah plastic bungkus makanan yang berserakan, mereka langsung memungutinya dan memasukannya ke karung yang telah di sediakan.






Setelah keliling desa selama hampir 1 jam, para Peserta kembali berkumpul di tempat acara. Acara selanjutnya adalah sosialisasi mengenai lingkungan yang dipaparkan oleh Puteri Permata Dewi. Semua Peserta sangat antusias untuk menyimak materi yang dibawakan. Mereka silih berganti bertanya dan mempresentasikan pengalaman pribadi mereka mengenai pengurangan penggunaan plastic sekali pakai. 

Beberapa dari Peserta One Day  Eco Camp yang sudah terbiasa untuk membawa tumbler saat pergi ke sekolah serta membawa tas belanja dari kain saat belanja ke pasar. Kegiatan yang tidak kalah seru selanjutnya adalah Belajar Membuat Ecobrick, pembelajaran kali ini disampaikan oleh Luh Putu Budiarti.

Sebelumnya selama dua minggu sebelum kegiatan, para peserta sudah mengumpulkan bungkus kemasan plastik dan botol plastic ukuran 600ml sebagai bahan untuk membuat Ecobrick. Tidak lupa juga, mereka membawa kayu berukuran 45cm untuk menekan bungkus kemasan plastic yang dimasukan ke botol plastic tadi. Tujuan belajar membuat ecobrick ini untuk memberikan pemahaman kepada seluruh Peserta bahwasanya bungkus plastic kemasan yang sudah tidak digunakan lagi, jangan langsung dibuang begitu saja.

Karena memiliki manfaat yaitu bisa digunakan sebagai bahan dari ecobrick. Kemasan plastic yang bisa digunakan seperti tas kresek dan kemasan cemilan atau minuman. Bungkus kemasan plastic ini harus dalam keadaan bersih ya. Acara One Day Eco Camp yang diikuti oleh 45 Peserta ini, diakhiri dengan games tebak kata yang pertanyaannya seputar lingkungan dan foto bersama.



Seluruh Peserta yang telah mengikuti Eco Camp, kami nobatkan sebagai Eco Warrior (pahlawan lingkungan), yang di mana mereka memiliki misi ke depannya untuk menyebarkan virus peduli lingkungan kepada keluarga dan teman-teman sekitarnya.

Harapan panitia ke depannya, akan semakin banyak anak muda yang peduli dengan lingkungan sekitar dan mengambil langkah nyata untuk mengurangi dampak daripada marine debris, perubahan iklim dan tumpukan sampah yang makin menggunung. Lakukan langkah kecil dan nyata, mulai saat ini juga. Sayangi Bumi, dimulai dari DIRI SENDIRI.



An1mareaders
Gak mau ketinggalan berita saat An1magine terbit? Gabung yok di An1mareaders WA Group:

An1magine versi online ini secara lengkap ada di An1magine emagazine volume 4 Nomor 3 Maret  2019  yang dapat diunduh gratis di Journal An1magePlay Store, dan Google Book







Mau menerbitkan karya digital untuk buku, komik, novel, buku teks atau buku ajar, 
riset atau penelitian jurnal untuk terindeks di Google Scholar dan berada di Play Store 
untuk pemasaran global? An1mage adalah jawabannya

AN1MAGINE BY AN1MAGE: Enlightening Open Mind Generations


AN1MAGE: Inspiring Creation Mind Enlightening 


Komentar

Page Views

counter free

Visitor

Flag Counter

Postingan populer dari blog ini

STANLEY MILLER: Eksperimen Awal Mula Kehidupan Organik di Bumi

CERPEN: POHON KERAMAT

"Pameran Citra Perempuan dalam Konteks Kenusantaraan"