KAZUO ISHIGURO: Memori, Fantasi, Kenyataan, dan Perjuangan

Kazuo Ishiguro. Sumber: https://www.thenational.ae/image/policy:1.664514:1507214927/wo06-nobel-kazuo-ishiguro.JPG?f=16x9&w=1200&$p$f$w=1451bdb


KAZUO ISHIGURO: Memori, Fantasi, Kenyataan, dan Perjuangan
Aswin Chandra


Yuks kenalan dengan penerima Penghargaan Nobel Sastra tahun 2017, Kazuo Ishiguro!

Kazuo Ishiguro lahir di Nagasaki, 8 November 1954. Ketika berumur lima, ayahnya mendapat pekerjaan di National Institute of Oceanography, Surrey, Inggris dan hingga kini ia masih berdomisili di Inggris. Kewargaan Inggrisnya diperoleh tahun 1982.

Ishiguro belajar bahasa Inggris dan filsafat di University of Kent. Kemudian meraih gelar master untuk studi penulisan kreatif di University of East Anglia pada 1980.

Ishiguro pernah bekerja pada Ratu Inggris di Istana Balmoral, Skotlandia sebagai Grouse Beater, penghalau burung belibis agar lebih mudah ditembak pemburu.

Ishiguro muda lebih banyak bermain gitar hingga menulis lagu dibanding membaca buku. Namun karena terus mendapat penolakan dari label rekaman, ia mulai menulis fiksi.

Beberapa novel karya Kazuo Ishiguro. Sumber: https://img.apmcdn.org/a8ab91315f22bf77ceedf2f04ebf492637fd6d2c/uncropped/df3d70-20171005-ishiguro.jpg

Tulisannya kerap mengangkat tema memori. Menurutnya memori bersifat samar dan kabur juga terbuka untuk dimanipulasi.

Sejak 1982, Ishiguro telah menerbitkan tujuh buku. Tulisannya telah diterjemahkan lebih dari 40 bahasa. Buku terakhir yang diterbitkannya tahun 2015 berjudul The Buried Giant. Beberapa novelnya juga telah difilmkan.

Selain meraih Nobel Sastra, Ishiguro juga pernah memenangkan Man Booker Prize untuk bukunya The Remains of the Day tahun 1989. Never Let Me Go disebut majalah Time sebagai novel terbaik 2005 dan termasuk dalam 100 novel terbaik berbahasa Inggris dalam rentang 1923 sampai 2005. Ishiguro ada di peringkat ke-32 dalam daftar 50 penulis Inggris terbaik sejak 1945 oleh The Times.

Novel
1.A Pale View of Hills (1982)
2.An Artist of the Floating World (1986)
3.The Remains of the Day (1989)
4.The Unconsoled (1995)
5.When We Were Orphans (2000)
6.Never Let Me Go (2005)
7.The Buried Giant (2015)

Penghargaan
1982: Winifred Holtby Memorial Prize for A Pale View of Hills
1983: Published in the Granta Best Young British Novelists issue
1986: Whitbread Prize for An Artist of the Floating World
1989: Booker Prize for The Remains of the Day
1993: Published in the Granta Best Young British Novelists issue
1995: Officer of the Order of the British Empire
1998: Chevalier de l'Ordre des Arts et des Lettres
2005: Never Let Me Go named on Time magazine's list of the 100 greatest English language novels since the magazine's formation in 1923.
2008: The Times ranked Ishiguro 32nd on their list of "The 50 Greatest British Writers Since 1945".[
2017: Nobel Prize in Literature.
2017: Academy of Achievement's Golden Plate Award

Dikerubungi para jurnalis. Sumber: https://www.news957.com/wp-content/blogs.dir/sites/5/2017/10/05/TH107-105_2017_141007_hd.jpg

Dalam Never Let Me Go (2005), penulis Inggris kelahiran Jepang ini menceritakan anak-anak, manusia kloningan yang dibuat untuk menyediakan organ tubuh vital cadangan untuk manusia nonkloning. Mereka ada di sekolah asrama fiksi bernama Hailsham di mana para guru selalu menekankan pentingnya menjaga kesehatan.

Di Hailsham, murid didorong membuat seni dan puisi. Seorang wanita yang dikenal sebagai Madame akan membawa karya seni terbaik. Karya seni dan puisi yang dikumpulkan Madame sesungguhnya bertujuan untuk menyampaikan pesan pada khalayak bahwa manusia kloning sesungguhnya juga manusia nyata yang memiliki jiwa.

Apakah anak-anak kloning yang menjadi donor organ vital berhasil mendapat kesetaraan? Atau tetap harus menghadap ajal karena organnya didonorkan? Baca novel ini ya, an1mareaders!

The Buried Giant mengingatkan kita kadang ingatan masa lalu yang hanya sepotong-sepotong dapat menjadi sumber kebencian dan perpecahan.

Masa lalu yang pernah dijalani perlahan dilupakan, tidak ada orang yang benar-benar mengingat masa lalunya. Mengetahui masa lalu entah dapat memantapkan langkah ke depan atau malah membuat masa kini dan masa depan menjadi terkungkung. Di sinilah The Buried Giant mengajak pembaca untuk berdamai dengan kenyataan pahit.

Kisah The Buried Giant menceritakan sepasang suami istri Axl dan Beatrice. Suatu haru mereka teringat kilasan mengenai anaknya yang telah lama hilang. Berbekal ingatan samar, mereka meninggalkan desa untuk mencari anak yang dirindukan.

Perjalanan mereka kemudian menguak beberapa hal seperti hilangnya ingatan penduduk desa karena kabut yang berasal dari hembusan napas naga betina.

Mampukah Axl dan Beatrice menemukan sang naga dan membunuhnya dan mendapatkan kembali ingatan mereka? Silakan baca buku karya Kazuo Ishiguro ya!


Artikel ini ada di majalah AN1MAGINE Volume 3 Nomor 11 November 2018 eMagazine Art and Science yang dapat di-download gratis di Play Store, share yaa


“Menerbitkan buku, komik, novel, buku teks atau 
buku ajar, riset atau penelitian di jurnal? An1mage jawabnya”

AN1MAGINE BY AN1MAGE: Enlightening Open Mind Generations
AN1MAGE: Inspiring Creation Mind Enlightening 
website an1mage.net www.an1mage.org

Komentar

Page Views

counter free

Visitor

Flag Counter

Postingan populer dari blog ini

STANLEY MILLER: Eksperimen Awal Mula Kehidupan Organik di Bumi

CERPEN: POHON KERAMAT

Menerbitkan buku di An1mage