AYIFF 2018: Film Aksara dibalik Sampah Raih Honourable Mention


AYIFF 2018: Film Aksara dibalik Sampah Raih Honourable Mention


Movie karya mahasiswa dari Program Studi Ilmu Komunikasi Kalbis Institute ini masuk lima top nominasi film dokumenter terbaik di Asian Youth Indie Film Festival (AYIFF) 2018.

Film berjudul “Aksara di balik Sampah” adalah film bergenre Dokumenter  karya Muhamad Rustam, Redempto Rio, Anabell, Winda Putri, Alvina Eunice dan Yoseph Yerisianes.

Film yang bercerita tentang perjuangan seorang perempuan bernama Masnah yang memiliki keinginan untuk bisa meraih pendidikan hingga gelar sarjana dan memberikan ilmunya untuk anak-anak di Bantar Gebang.

Film Aksara dibalik Sampah adalah tugas mata kuliah sinematografi yang sudah meraih beberapa penghargaan dalam kompetisi di film dokumenter di tanah air, yaitu penghargaan the best story dari Documentary Expo 2017, juara harapan 2 di Lomba Aspikom 2018.

Ada dua belas Penghargaan yang diberikan dalam AYIFF 2018 yaitu the best narrative untuk Film berjudul “Falasi”, the best of documentary diberikan untuk Film Berjudul “Di sebalik Orang Hijau”, the best of Public Service Announcement untuk karya berjudul “Fake Cosmetic”.

Untuk karya the best of Animation berjudul The Cliff House, the best of Music Video berjudul “King”, the best of Promising Young Mind untuk karya berjudul “Jiran”, dan the best of the best diberikan untuk karya animasi berjudul “The Cliff House”.

Sementara  Special Award diberikan dengan kategori special jury award (the best editing) untuk karya berjudul “Tindak-The Office Circle”.

Sedangkan Honourable Mention Award (Awareness Campaign on Humanitarian Aspect) untuk karya berjudul Katong Gabi, Honourable Mention Award (Value of determination) karya berjudul Aksara Dibalik Sampah.

Sedangkan Honourable Mention Award (Good Blend of Drama, Story & Music) karya Berjudul “Hati Lelaki, dan Honourable mention Award (Promoting Positive Value, Togetherness and Happiness in School) untuk karya Berjudul “Senyum”.

AYIFF 2018 merupakan event dua tahunan dan tahun ini adalah festival yang ketiga kalinya diselenggarakan oleh School of Creative Industry Management and Performing Art ( SCIMPA) Universiti Utara Malaysia. Sebanyak 180an karya yang berasal dari tujuh negara yaitu Malaysia, Indonesia, Thailand, Philipina, Singapura dan India. Kategori yang diperlombakan adalah film narative, film dokumenter, animasi, musik video, public service announcement, dan promising young mind school Festival.

Festival ini selama dua hari pada 9-10 April 2018,  merupakan ajang untuk menemukan dan memberikan penghargaan bagi karya  siswa dan seniman indie melalui festival film dan animasi. Lebih dari itu melalui event ini untuk mendorong siswa dan pembuat film indie muda untuk menghasilkan karya kreatif berkualitas tinggi.

Karya mahasiswa Kalbis Intitute yang masuk nominasi dalam AYIFF 2018 adalah Film Berjudul “Delon” karya Galih Rama  dan “Interaksi” Karya Reno Ryandra  (dku).


Artikel ini ada di majalah AN1MAGINE Volume 3 Nomor 4 April 2018 eMagazine Art and Science yang dapat di-download gratis di Play Store, share yaa


“Menerbitkan buku, komik, novel, buku teks atau 
buku ajar, riset atau penelitian di jurnal? An1mage jawabnya”

AN1MAGINE BY AN1MAGE: Enlightening Open Mind Generations
AN1MAGE: Inspiring Creation Mind Enlightening 
website an1mage.net www.an1mage.org

Komentar

Page Views

counter free

Visitor

Flag Counter

Postingan populer dari blog ini

STANLEY MILLER: Eksperimen Awal Mula Kehidupan Organik di Bumi

CERPEN: POHON KERAMAT

Menerbitkan buku di An1mage