GENETIX: Manusia Rekayasa Genetik


GENETIX:
Manusia Rekayasa Genetik
M.S. Gumelar


Gelembung air dan mendadak  bulatan seperti pintu gerbang mulai bersinar di dalam lautan Atlantis, perlahan ria-riak air tersebut bersinar lembut dengan reaksi antar ion.

BLUBBBH

Sesosok  tubuh berkulit abu-abu seperti dolphin bergerak perlahan ke luar dari area gelembung ion dalam air laut tersebut.

Perlahan gelembung besar tersebut mulai pudar. Kambeg berdiri di atas bongkahan pasir di dalam laut dengan tenangnya, air yang dihirupnya terasa asin, sama seperti di dunianya.

Matanya yang besar dan berwarna kehitaman berkedip, kemudian matanya menyapu area sekitarnya penuh perhatian, kemudian tangan yang berjari lima namun seperti ada selaputnya bergerak menyentuh senjatanya yang berada di pergelangan tangannya.

Mendadak dia menghindar dari terjangan mulut besar yang menganga hampir mengenainya. Hentakan tubuh besar satwa laut yang melintasinya demikian kuat. Kambeg terlempar oleh hentakan arus air mahluk besar dengan mulut menganga tersebut.

Kali ini satwa laut yang ternyata ikan hiu besar dengan mulut lebar dengan rentetan taring dimulutnya yang siap mencabik tubuh Kambeg meluncur dengan cepat.

SRAAAATH

CLACKH!

Mulut hiu besar berhasil mencabik tangan Kambeg, darah mengucur dari tangan Kambeg, hal ini membuat hiu tersebut semakin beringas. Darah yang mengucur deras di air laut mengundang hiu lainnya yang mampu mendeteksi bau anyir darah berkilo-kilo meter jauhnya.

Kambeg waspada, hiu yang menyerangnya kini berbalik lagi, kali ini lebih cepat dan beringas. Mulutnya yang penuh dengan taring-taring tajam dengan jelas menuju Kambeg yang akan tercabik mati sia-sia.

Mendadak ledakan dari senjata Kambeg yang berada di tangannya mampu membuat ikan hiu yang menyerangnya terlempar menjauh dan membuatnya menggelepar beberapa saat di dalam air, kemudian tubuh hiu tersebut mendadak tenang. Hiu tersebut tampak mulai bergerak mengambang ke atas, sepertinya mati.

Kambeg ragu untuk menuju atas, tetapi dirinya seperti terpancing cahaya pagi yang mampu menerobos sampai area bawah laut di mana dia berada. Akhirnya dia bergerak juga ke atas, di kejauhan hiu-hiu lainnya sepertinya mulai mendekat karena darah yang mengucur dari tangan kiri Kambeg.

Kambeg berhenti berenang ke atas, kemudian dengan sekali sentuhan jari, mendadak lukanya mulai menutup dengan cepat, sepertinya nano teknologi sudah dikuasai oleh spesiesnya.

Setelah itu Kambeg menekan sesuatu di tangan kanannya yang seperti gadget, mendadak kakinya mengeluarkan sejenis energi yang membuat gerak ke atas lebih cepat, mirip seperti roket di dalam air dengan kekuatan ion air, bukan dari api.

*

WHOOP

Mr. G dengan Frunen mendadak muncul di suatu area di Bumi.

Frunen sepertinya mual dan muntah karena perjalanan lintas ruang dan waktu tersebut, muntahannya mengenai kaki Mr. G, dengan kekuatan pikiran, kakinya Mr. G yang terkena muntahan, muntahan tersebut melayang balik mengenai wajah Frunen sendiri, wajah Frunen menjadi sedih. Mr. G tampak tersenyum.

Dengan sekali hentakan tangan, Frunen mendadak sudah ter-teleport ke dalam suatu ruangan isolasi dan observasi.

Dengan murung Frunen yang masih mual, duduk di salah satu sudut yang ada bangku di sampingnya ada tempat tidur, dia mengamati sekelilingnya, ada banyak mahluk lainnya di ruangan tersebut dengan ragam spesies.

Mr. G “Mereka semua, semua spesies yang ada di ruangan ini adalah para mindporter, aku teliti, aku pelajari, kenapa seorang mindporter dapat mengalahkanku, dan anehnya…”

“… kau tahu, semuanya tidak ada yang memiliki kekuatan, sepertinya mitos aku akan dikalahkan oleh salah satu mindporter terlalu mengada-ada, bukankah demikian Frunen?”

Mata Mr. G melihat ke arah Frunen yang tampak sedih.

“Apakah kau punya kekuatan menjelajah waktu Mr. G,” tanya Frunen.

“Ah aku sudah mengejar Timox untuk menyerap kekuatannya, sampai sekarang Timox sangat pandai melarikan diri,” kata Mr. G.

“Aku tidak tahu siapa Timox, tetapi kalau kau bisa mendapatkan para mindporter sebanyak ini, kenapa kau tidak mencari mahluk spesies lainnya yang memiliki kekuatan sama seperti Timox” kata Frunen.

“Ah sudah kupikirkan hal itu, ternyata belum ketemu, tetapi aku akan terus mencarinya, dan kau tahu, aku bisa menggunakan teknologi teleport lintas ruang dan waktu…”

“… sama seperti kekuatan teleport-ku yang membawamu ke sini, tapi sayangnya kekuatan teleport-ku hanya di waktu yang sama secara linear, tidak bisa dinamis ke masa depan atau ke masa lalu, tapi itu ide yang bagus” ujar Mr. G

“Kau tahu, para mindporter di ruangan ini juga menyarankan hal yang sama, suatu kebetulan ataukah kalian memang dungu atau naif? Atau memang baik? Memberikan saran yang baik kepada seseorang yang jelas-jelas akan membunuhmu,” Mr. G menyeringai.

*

“Di sana detektor ini menunjukkan alatnya ada di sana,” kata Bintang tampak gembira.

“Bagus.”  Genruo yang mendadak muncul di samping Bintang.

“Eh lebih baik kau menggunakan tubuh lainnya, berubah bentuk, jangan seperti tubuh aslimu Genruo.” Bintang menatap Genruo yang penuh rambut di sekujur tubuhnya.

Genruo nyengir kuda.

SLRURPH

Genruo berubah menjadi wanita yang sangat cantik.

“Ah cantik sih cantik, lihat bagian bawahmu, masih terlihat nyembul, kelamin priaaaa ha ha ha!” Bintang tertawa.

“Waduh, baiklah, aku sembunyikan pakai rok dan bertumpuk,” Genruo membuat tumpukan rok di area kelaminnya sehingga tidak terlihat tonjolan kelamin prianya.

“Lebih baik, semoga kau tidak di-grepe-grepe oleh laki-laki iseng yaaaa he he he” kata Bintang, “Eh kenapa ga jadi laki-laki ajah sih?” saran Bintang.

“Huuu nyinyir, biar urusan lancar tahu, di zaman ini, pria sangat berkuasa, dan pria suka dengan wanita cantik, akan memudahkan urusan kita tahu!” jawab Genruo.

“Genius!” puji Bintang sembari menepuk pantat Genruo.

“Geniiit!” cibir Genruo.

Keduanya berjalan ke suatu istana dengan gaya ukiran khas seperti candi yang tampak di kejauhan. Detektor alat teleport lintas ruang dan waktu yang dicari berkedip di pergelangan tangan Bintang menunjukkan koordinatnya.

*

Dua spesies serangga tanpa sayap berjalan perlahan mendekati suatu tempat seperti perkampungan yang primitif.  Mendadak dua serangga tersebut dihadang oleh segerombolan serangga lainnya.

“Mau apa dan keperluan apa kalian ke sini?” tanya salah satu serangga yang paling kecil kepada dua serangga yang baru datang.

“Kami penjelajah, petualang, memerlukan tempat untuk menginap dan makanan, kami memiliki perhiasan yang dapat kami tukar,” kata serangga betina yang mengaku penjelajah.

“Hm.., geledah!” kata serangga kecil tersebut kepada lainnya. Dua serangga besar menggeledah tubuh serangga betina dan mendapatkan beberapa bongkah kecil batu permata dalam kantung, keduanya tertawa ala serangga dan memberikan kepada serangga kecil yang tampak seperti ketua mereka.

“Kalian tidak bohong, kau memiliki permata, kini pergilah dari kampung kami!” teriak serangga kecil dengan tersenyum licik.

“Tapi…” kata serangga jantan.

SRAAATH

Mendadak kepala serangga jantan yang bilang ‘tapi’ terputus tepat di lehernya. Satu serangga besar telah mengayunkan tangannya yang bak sabit besar bergerigi.

“SKRIEEECH!” serangga betina penjelajah terkesima dan segera berlari menjauh.

Para serangga lainnya segera mengejar serangga betina tersebut. Setelah tertangkap, kemudian dengan brutal serangga-serangga jantan tersebut memperkosa serangga betina tersebut secara bersamaan.

Mendadak tubuh para pemerkosa tadi hancur lebur, dan serangga betina yang diperkosa menggigil ketakutan dan ngeri melihat kejadian tersebut, mata serangganya mencari-cari apa penyebabnya.

Dua serangga turun dari angkasa, satu serangga jantan dan betina. Mata serangga betina yang  diperkosa tadi melihat ke arah dua serangga yang menolongnya di tengah silaunya sinar matahari yang menerpa tubuh mereka.

“Tuhaaan…” bisiknya.

Dua serangga yang datang menolongnya berkulit merah.  Lalu saat dua serangga itu turun, bersamaan pula serangga yang paling kecil yang tampak sebagai ketua mendadak tangannya yang seperti sabit bergerigi terkena sinar dari serangga jantan yang turun dari langit tersebut. Hal tersebut membuat bongkahan batu permata yang berada dalam kantung kulit pohon tersebut terjatuh dari tangannya.

Serangga betina yang turun dari langit tersebut mengambil kantung batu permata dan memberikan kepada si serangga betina yang telah diperkosa. Serangga betina yang telah diperkosa tadi menerima dengan tangan gemetaran.

“Terima kasih tuhan!” ujarnya.

“Ya aku tuhan, antar aku ke serangga lainnya!” perintah serangga betina yang turun dari langit tersebut kepada serangga betina yang telah diperkosa.

“Kau yakin di sini kita akan memulai kerajaan kita Awewe?” kata serangga jantan yang turun dari langit.

“Tentu saja, lihat sekelilingnya, indah, dan ada sungai kecil yang bersih” kata Serangga betina yang dipanggil Awewe.

“Tentu saja sayang” kata serangga jantan tersebut menimpali.

“Ternyata belajar bahasa mereka lebih cepat dari perkiraan, komputer gumo teknologi yang jauh lebih kecil dari ukuran nano di tubuh kita luar biasa” kata serangga betina yang turun dari langit.

Keduanya berjalan ke dalam gerbang perkampungan spesies serangga tersebut, di mana serangga kecil yang tangganya terpotong hangus karena sejenis sinar, terdiam ketakutan tanpa mampu bergerak dan sepertinya serangga tersebut mengeluarkan air besar dan air kecil tanpa disadarinya.

*

Galaksi Andromeda. Tata surya Ohaed.  Pesawat antar galaksi Selo Adimulyo 3000.

“Kapten Agatha, ini Korga, bagian keamanan dan penerima tamu. Saya infokan bahwa Kapten Zhuluk telah ter-teleport ke pesawat kita, ” kata Korga.

“Terima kasih Korga, antarkan Kapten Zhuluk ke ruang tamu kehormatan,” Kata Kapten Agatha.

*

“Ah Kapten Agatha, akhirnya kita bertemu”

“Kapten Zhuluk, terima kasih telah berkunjung ke Selo Adimulyo 3000”

“Ah tidak kukira pesawat untuk tur ini dilengkapi dengan beragam senjata terkini, dan perisai pelindung yang luar biasa kuat”

“Terima kasih pujiannya Kapten Zhuluk!” kata Kapten Agatha.

Kapten Zhuluk mendekat ke Kapten Agatha, mendadak tangannya bergerak cepat dan menyandera Kapten Agatha.

“Sayangnya Kapten… aku memerlukan pesawat canggih ini untuk perjuangan menumpas pemberontak di Planet Entera 9,” bisik Kapten Zhuluk di telinga Kapten Agatha yang tidak berdaya dengan todongan senjata sinar di tangan Kapten Zhuluk yang tepat berada di belakang kepala Kapten Agatha.

Para pengawal Kapten Agatha tidak menduga akan hal ini. Mereka segera menodongkan senjata ke arah Kapten Zhuluk.

“Kapten Agatha, langkah yang tepat bila kau perintahkan anak buahmu untuk menurunkan senjatanya yang mengarah kepadaku” kata Kapten Zhuluk.

“Turunkan senjata kalian…” kata Kapten Agatha kepada anak buahnya.

Dengan ragu-ragu, kelima anak buah Kapten Agatha menurunkan senjatanya.

“Perintahkah pesawat Selo Adimulyo 3000 untuk menerima perintahku dan menggantikanmu!” Kata Kapten Zhuluk.

“Selo Adimulyo 3000, aku menyerahkan kekuasaan sebagai kapten kepada Kapten Zhuluk, silakan scan DNA-nya dan selanjutnya ikuti perintahnya sebagai perintah tertinggi sebagai kapten di Selo Adimulyo 3000,” kata Kapten Agatha.

“Baik Kapten Agatha, laksanakan!” kata suara sebagai wakil dari pesawat Selo Adimulyo 3000.

“Proses selesai, selamat datang Kapten Zhuluk, perintah siap dilaksanakan!” Kata suara komputer dari pesawat Selo Adimulyo 3000.

“Bagus!” kata Kapten Zhuluk.

“Arahkan pesawat ini ke Planet Entera 9, dan biarkan pesawat anak buahku mengikutimu” kata Kapten Zhuluk.

“Baik Kapten Zhuluk, perintah dijalankan,” kata pesawat Selo Adimulyo 3000.

“Kirimkan android melindungiku, dan teleport-kan Agatha di sel yang kau miliki di pesawat ini dengan penjagaan ketat!” Kapten Zhuluk memerintah pesawat Selo Adimulyo 3000.

“Baik Kapten Zhuluk,” pesawat Selo Adimulyo 3000 menjawab.

WHOOP

Kapten Agatha ter-teleport ke ruang penjara yang ada dipesawat tersebut dan lima orang android penjaga sudah berada di sana.

Sepuluh android penjaga juga sudah ter-teleport berada di depan ruangan Kapten Zhuluk terpenjara.

“Tak kukira bisa semudah ini, betapa naifnya manusia Bumi,” kata Kapten Zhuluk berkata pelan sendiri.

“HA HA HA HA HA,”.

*

Bumi, Megacity.

 “OK Siap,” kata Gororagu

“Baik, untuk sesi awal ini, kami yang akan menginisiasi teleport, tetapi selanjutnya, silakan dilakukan sendiri,” kata Magnet.

“Tentu saja.” Gororagu sembari mengangkat jempolnya ke arah Genetix tim yang ada di ruangan tersebut.

WHOOOP

Gororagu sudah tidak berada di ruangan tersebut, ke lokasi area di mana Gerhana terakhir kali terdeteksi teleport ke sana.

Cosmica,”Semoga dia dapat membawa Gerhana segera”.

“Baiklah, saatnya mengurusi tugas lainnya,” Kata Magnet.

*

Abad 35.  Federasi Tata Surya Tera. Koloni Bumi.

“Ada berita baru yang sampai,” kata 4N63l 64BR13L.

“Iya aku tahu, beredar secara luas di An1magine  berita online, bulan yang terbelah ternyata berongga, dan sepertinya bulan merupakan mirip pesawat  induk yang super besar,”  kata 4N63l M1CH43L.

“Kebanyakan alien, yang telah mengadakan kontak dengan manusia sejak ribuan tahun silam” lanjut 4N63l M1CH43L.

“Siapkah kalian?” tanya ketua dewan pangawas waktu.

“Siap” jawab 4N63l M1CH43L dan 4N63l 64BR13L bersamaan.

WHOOOP

PYAAAAASH

*

Zero time. Area di mana seseorang dapat mengakses waktu di masa mana pun, di ruang manapun, dan di frekuensi mana pun dari Zero time, tetapi tentu saja Zero time ada yang memilikinya, atas izin pemiliknya.

Seseorang dengan tubuhnya berupa energi berdiri dengan anggun, tubuh seorang wanita.

“Tak kukira kau wanita, selama ini tidak terlihat jelas dengan penutup jubah!”

“Ah hanya tampilan saja, Mr. G” kata wanita bertubuh energi ion tersebut.

“Kau memerlukanku bertubuh pria?” tanya wanita bertubuh energi ion tersebut.

“Tidak perlu, aku ingin tahu siapa kau?”

“Aku adalah aku, tubuh hanya wadah saja, tetapi memory inilah yang paling penting”

“Aku sudah tahu kata-kata itu” Kata Mr. G

“Ah benarkah? Kau ke sini untuk apa?”

“Untuk mahluk yang telah mencapai tingkat tertinggi dalam evolusi, kau masih perlu bertanya lagi?” cibir Mr. G.

“Ah, kau tidak menikmati basa-basi, aku bisa mengetahui apa yang kau pikir”

“Tentu saja kau bisa, Apakah kau seorang mindporter?” tanya Mr. G.

“Tentu saja, apakah aku akan membunuhmu?” kata mahluk bertubuh ion tersebut.

“Ada potensi besar” jawab Mr. G.

“Tetapi kau di sini bukan?”

“Ya, dan aku ingin tahu mengapa?” Mr. G penasaran.

“Kau selalu berperang, kompetisi atau kontes dalam perjuangan hidup adalah dirimu, tetapi pada saat tingkatan evolusimu lebih tinggi, ada potensi lain yang akan terbuka, kau akan menjadi melindungi” kata wanita bertubuh ion tersebut.

“Melindungi, kau bercanda?” Mr. G mencibir.

“Kau lihat!” mendadak Mr. G dapat melihat semua kejahatan yang sedang berlangsung di Bumi, di planet lain, di tata surya lain, di galaksi lain, dan di frekuensi lain secara bersamaan muncul di depannya seperti tayangan berita ‘live’ secara hologram .

“Kekuatan yang mengagumkan” kata Mr. G memuji.

“Ah kau ingin memiliki kekuatanku? Sama seperti yang kau lakukan pada mahluk lain yang memiliki kekuatan yang telah kau serap dan terkumpul padamu?” wanita bertubuh ion itu tersenyum.

“Kau tahu, itu alamiku” kata Mr. G mendekati wanita bertubuh ion dan dengan cepat menyentuhnya.

WHUUUSH

Tangan Mr. G menyentuh wanita bertubuh ion tersebut, tetapi anehnya hanya melewatinya saja, seperti tidak ada apa-apa di sana.

“Aku tidak akan bisa kau sentuh untuk kau serap kekuatanku, aku berada di frekuensi lain, tetapi seolah ada di sini” wanita itu tersenyum.

“Sial!” Mr. G mengumpat.

“Kau tidak akan mengalahkanku, kau adalah mindporter dengan kekuatan yang paling hebat selama ini yang pernah aku temui” puji Mr. G.

“Pujian yang tulus, kenapa tidak kau lepaskan mindporter lainnya?” wanita itu tetap tersenyum.

“Senyumanmu mengejekku…tentu saja tidak, aku perlu mempelajarinya dan kekuatannya menjadi milikku, jadi bukan aku yang akan dikalahkan, tetapi aku yang mengalahkannya!” teriak Mr. G.

“Hati-hati dengan permohonanmu” wanita itu tetap tersenyum.

“Kalau kau begitu hebat, kenapa tidak kau hentikan semua kejahatan yang terjadi, kau bahkan tidak menghentikanku” Mr. G penasaran.

“Menghentikan semua kejahatan adalah hal yang mudah aku lakukan, bahkan aku mampu menghentikan kejahatan di waktu, ruang, dan frekuensi mana pun secara bersamaan, apalagi cuma menghentikanmu, itu hal yang sangat mudah” jelas wanita bertubuh ion tersebut.

“Omong kosong, dasar pembual” Mr. G berteriak.

“Ah santai saja, coba, walaupun aku tidak perlu menjentikkan jari untuk melakukannya, tetapi aku memberi tanda kepadamu bahwa saat menjentikan jari semua kejahatan di mana pun secara bersamaan pasti terhenti” kata wanita bertubuh ion tersebut.

TEP

Jentikan jari dilakukan. Mendadak para pelaku kejahatan terhenti dari perbuatan jahatnya, semua pelaku kejahatan tidak mampu bergerak untuk melakukan kejahatannya, sedangkan yang tidak melakukan kejahatan tetap dapat bergerak bebas.

“Ah kau membuat ilusi, hanya tampilan saja yang aku lihat di sini, bukan sesungguhnya” cibir Mr. G

“Silakan cek di timeline-mu saat ini di Bumi, atau di planet mana pun, di tata surya mana pun, di galaksi mana pun dan di frekuensi mana pun” wanita bertubuh ion itu menyarankan.

“Tunggu sampai aku kembali” kata Mr. G

“Aku akan selalu berada di sini, dan berada di mana pun” kata wanita bertubuh ion tersebut.

WHOOP

Mr. G teleport dan sudah berada di Bumi, dia melihat secara langsung semua pelaku kejahatan tidak dapat bergerak.

WHOOP

Mr. G teleport ke Galaksi Trixotg, dan melihat hal yang sama.

WHOOP

Mr. G ke frekuensi lainnya di Bumi, Bumi yang dihuni oleh mahluk bukan manusia, tetapi reptilian, dan melihat kejadian yang sama, para pelaku kejahatan tidak dapat bergerak dan yang tidak melakukan kejahatan bebas bergerak.

WHOOP

Mr. G kembali ke Zero time,”OK aku sudah melihat buktinya” kata Mr. G.

“Apakah kau yakin? Bukan cuma ilusi yang aku tanamkan ke memory-mu secara wireless?” senyum wanita ion tersebut dengan nada bertanya.

“Cek!” kata Mr. G sembari memeriksa tubuhnya dengan ragam komputer hypermini  gumo teknologi yang ada di tubuhnya.

“Bersih, aku tidak sedang berilusi” Mr. G yakin.

“Bagus” wanita bertubuh ion itu tersenyum.

“Dengan kekuatan yang hebat seperti itu, kau tidak perlu berlarian ke sana ke mari dengan kecepatan melebihi sinar, atau terbang ke sana ke mari antar planet, antar galaksi, dan sebagainya untuk menyelamatkan banyak orang, dengan hanya jentikan jari, kau sudah menghentikan itu semuanya….

“… kau tuhan yang selama ini aku ragukan, ternyata ada!” Mr. G seolah mendapatkan jawaban.

“Bukan, aku bukan tuhan, bukan dewa, aku sama sepertimu, aku adalah aku” jawab wanita tersebut.

TEP

Pelaku kejahatan di mana pun kembali melakukan kejahatannya.

“Aku tidak tahu, sebenarnya siapa yang jahat, aku yang melakukan kejahatan, ataukah kau yang membiarkan kejahatan terjadi?” cemooh Mr. G.

“Kau akan mengerti, suatu saat, selamat tinggal”

“Tunggu, paling tidak beritahu namamu, sudah sekian lama aku mengenalmu sejak pertemuan pertama kita di frekuensi 99999999999999999999999999999 di timeline 9X, planet Xendarg…”

“Ya kalau menurutmu sudah berapa tahun kah itu? Ah tidak penting, tetapi kau sepertinya akan memahami dan mencapai tujuanmu”  kata wanita bertubuh ion tersebut.

“Kini kembalilah, aku akan menutup area Zero time ini untukmu, sampai kau bertemu dengan seorang mindporter yang akan mengalahkanmu, tetapi aku jamin, mindporter yang akan mengalahkanmu itu  bukan aku”

WHOOP

Mr. G balik ke area lab di mana para mindporter yang dikurungnya berada.  Mr. G dengan cepat berusaha membuka Zero time dengan kekuatannya berkali-kali. Sampai lelah. Gagal.

“Aku kasihan padamu!” kata para  Frunen dan mindporter  lainnya dalam ruangan tersebut secara bersamaan mengatakan hal yang sama.

“DIAAAAAAAM!” teriak Mr. G, dan para mindporter yang di sana, ruangan dan gedung tersebut mendadak hancur menjadi debu.

Mr. G terduduk sendiri di area yang hancur menjadi debu, sejauh seribu kilometer dari area teriakkannya menjadi debu, tidak ada kehidupan. Sungguh kekuatan maut yang sangat mengerikan.

*

Masa lalu, 400 ribu tahun yang lalu. pesawat ruang angkasa mendekati Bumi.

“Di sini Kapten Adhamusha, pesawat antar galaksi Z-ion sebentar lagi kita mendarat di planet para reptilian, mereka sudah mencapai teknologi lebih tinggi, melebihi teknologi kita, tetapi kita memerlukan mendarat di sana, kalau tidak, pesawat kita akan meledak karena kelebihan beban di inti mesinnya”

“Dalam waktu 5 menit bersiap menerima hentakan karena pendaratan darurat” lanjut Kapten Adhamusha.

Para kru dan penumpang pesawat yang dipimpin oleh Kapten Adamusha bergegas ke posnya masing-masing dan melakukan persiapan yang diperlukan untuk pendaratan darurat.

Mengharapkan hentakan yang keras dan sangat berbahaya. Ternyata pesawat mendarat dengan sangat mulus dan tidak terjadi benturan apa pun.

“APA?” kata Kapten Adamusha tidak percaya.

“Hail dari pemimpin reptilian Kapten Adham, apakah Kapten mau menerimanya?’ tanya salah satu kru.

“Tampilkan!” perintah Kapten Adamusha.

“Selamat datang di Ti Gi, planet kami, saya Khanunashiess, duta besar antar planet, dengan senang hati menerima saudara dari planet, tata surya, dan galaksi lain di planet kami, Ti Gi…”

“Terima kasih saya Kapten Adhamusha, Khanunashiess dengan segala bantuannya, terima kasih telah membantu pendaratan menjadi tidak ada korban” Kapten Adhamusha terlihat sangat gembira.

“Tidak masalah, kami akan membantu perbaikan pesawat antar galaksi Anda Kapten bila diperlukan”

“Sangat kami perlukan, terima kasih sebelumnya Khanunashiess” kata Kapten Adhamusha.

*

Tampak di kejauhan pesawat antar galaksi yang dipimpin oleh Kapten Adhamusha yang besarnya sekitar tujuh kota besar,  pesawat yang memiliki tujuh dek yang sangat luas.  Para reptilian yang ramah segera bergegas membantu para kru pesawat yang mulai bermunculan ke luar dari area pesawat tersebut.

“Selamat datang Kapten Adhamusha, saya Khanunashiess” seraya tangannya mengulur kepada Kapten Adhamusha.

“Planet yang Indah Duta Besar Khanunashiess” puji Adhamusha.

“Terima kasih, melalui scan komputer kami, pesawat Anda mengalami kelebihan beban karena adanya kebocoran di salah satu sisinya”  jelas Khanunashiess.

“Scan analisis yang benar, kami telah kehabisan suku cadang, kontak kami dengan planet asal kami, Shorogu telah terputus…”

“… beruntung scan mendeteksi mahluk cerdas tingkatan evolusi tinggi di planet Ti Gi, bila tidak, kami pasti akan hancur bersama hancurnya Z-ion” jelas Adhamusha.

“Shiiion?” ulang Khanunashiess.

“Ya Z-ion, nama pesawat kami” jelas Adhamusha.

“Oh ya, kini saya tahu, beruntung juga bahasa spesies Anda kami mengerti, pernah ada satu kelompok peneliti datang ke planet kami, seribu tahun yang lalu” jelas Khanunashiess.

“Ha, menjawab mengapa penghuni Planet Ti Gi ini mengerti bahasa kami, kami sangat beruntung, kalau boleh tahu ke mana keturunan para peneliti tersebut kini?” tanya Adhamusha.

“Oh itu akan kami jelaskan nanti pada saatnya, untuk sementara ini, silakan beristirahat di tempat yang kami sediakan, kami bahkan menyediakan wanita penghibur reptilian dan atau pria penghibur reptilian, silakan menghibur diri Anda sesuai keperluan orientasi seks Anda Kapten” jelas Khanunashiess dengan ramah.

“Anda baik sekali, tetapi saya akan beristirahat di Edenha, taman kebanggaan kami, sekaligus tempat istirahat yang menyenangkan bagi kami di Z-ion” jawab Kapten Adhamusha menolak dengan halus.

“Tidak masalah, silakan beristirahat, sembari kami akan membantu perbaikan pesawat  Z-ion, bila ada yang diperlukan, jangan sungkan mengontak saya” Khanunashiess beramah tamah.

”Baik, terima kasih Khanunashiess”

Khanunashiess mundur dengan gerakan sangat sopan, kemudian begerak menjauhi Kapten Adhamusha.

“Adhamusha ke bridge, ruang kendali pusat pesawat”

“Baik Kapten, diterima” jawab seseorang dengan tampilan hologram di depan Kapten Adhamusha melalui retina mata.

“Teleport-kan saya ke Edenha”

“Baik Kapten”

WHOOOP

Kapten Adhamusha ter-teleport ke tujuan.

“Kapten!” teriak seseorang saat Adhamusha telah berada di Eden.

“Ya ada apa?”

“Berita buruk Kapten” kata wanita tersebut.

“Mesin inti yang bocor telah mengubah susunan DNA kita, kita memerlukan alat pengganti suku cadang yang rusak ke planet kita lagi, yang paling parah terkena impaknya adalah para wanita” jelasnya.

“Katakan impak buruk apa Evhia?” Adhamusha penasaran.

“Para wanita tidak bisa hamil dengan radiasi yang terjadi, para pria tampaknya tidak terpengaruh” jawab Evhia.

“Kabar yang sangat buruk, bagaimana dengan alat kloning kita?” tanya Adhamusha penasaran.


Bersambung....


Cerbung ini ada di majalah AN1MAGINE Volume 3 Nomor 4 April 2018 eMagazine Art and Science yang dapat di-download gratis di Play Store, share yaa


“Menerbitkan buku, komik, novel, buku teks atau 
buku ajar, riset atau penelitian di jurnal? An1mage jawabnya”

AN1MAGINE BY AN1MAGE: Enlightening Open Mind Generations
AN1MAGE: Inspiring Creation Mind Enlightening 
website an1mage.net www.an1mage.org

Komentar

Page Views

counter free

Visitor

Flag Counter

Postingan populer dari blog ini

STANLEY MILLER: Eksperimen Awal Mula Kehidupan Organik di Bumi

Menerbitkan buku di An1mage

CALL FOR CHARACTERS - ICF3 - exhibit your original characters globally for free