Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

GENETIX: Manusia Rekayasa Genetik

Gambar
GENETIX:
Manusia Rekayasa Genetik
M.S. Gumelar


Gelembung air dan mendadak  bulatan seperti pintu gerbang mulai bersinar di dalam lautan Atlantis, perlahan ria-riak air tersebut bersinar lembut dengan reaksi antar ion.

BLUBBBH

Sesosok  tubuh berkulit abu-abu seperti dolphin bergerak perlahan ke luar dari area gelembung ion dalam air laut tersebut.

Perlahan gelembung besar tersebut mulai pudar. Kambeg berdiri di atas bongkahan pasir di dalam laut dengan tenangnya, air yang dihirupnya terasa asin, sama seperti di dunianya.

Matanya yang besar dan berwarna kehitaman berkedip, kemudian matanya menyapu area sekitarnya penuh perhatian, kemudian tangan yang berjari lima namun seperti ada selaputnya bergerak menyentuh senjatanya yang berada di pergelangan tangannya.

Mendadak dia menghindar dari terjangan mulut besar yang menganga hampir mengenainya. Hentakan tubuh besar satwa laut yang melintasinya demikian kuat. Kambeg terlempar oleh hentakan arus air mahluk besar dengan mulut menganga tersebut…

PELUKIS: IDA BAGUS MADE POLENG

Gambar
IDA BAGUS MADE POLENG
Guntur Tri Wibawa


http://www.we-painting.com/ida-bagus-made

Ida Bagus Made Poleng lahir di Banjar Tebesaya, Gianyar. Ida Bagus Made Poleng berpendapat lukisan adalah sebagian dari jiwanya. Baginya, seorang pelukis hidup di dunia fana juga dalam lukisannya. Oleh karenanya, sulit baginya untuk menjual karyanya.

Ayahnya, Ida Bagus kembeng (1897-1952), adalah seorang pelukis terkenal yang memenangkan penghargaan bergengsi Medali Perak pada tahun 1937 di International Colonial Art Pameran di Paris.

Selain belajar melukis dan mengukir dari ayahnya, Ida Bagus Made Poleng juga belajar melukis pada Rudolf Bonnet. Sehari-hari, Ida Bagus Made Poleng hanya melilitkan sarung di pinggang, tidak berbaju atau mengenakan alas kaki. Dengan pakaian ini, ia bisa keluyuran ke mana saja.

Meski tidak mengenyam pendidikan formal, dan hanya bisa menulis dalam aksara Bali, karyanya tersebar di berbagai negara. Misalnya, di PBB, New York Museum of Modern Art (MOMA), Royal Tropical Institut…

YUK MEMBUAT CERITA FIKSI: Mudah Menuangkan Ide

Gambar
inovel memiliki program pertemuan setiap minggu untuk memproduksi novel serta belajar langsung saat produksi novelnya, gratis. Silakan bagi yang mau belajar membuat novel secara langsung, dengan belajar dalam proses produksi secara langsung akan mengerti benar bagaimana cara membuat dan memproduksi novelnya, tidak itu saja, novel pasti akan diterbitkan. Ikut grup WA ikomik atau click link  berikut:https://chat.whatsapp.com/EHoKxhRUJftKRzkBoGbk7F
Tutorial ini ada di majalah AN1MAGINE Volume 3 Nomor 4 April 2018 eMagazine Art and Science yang dapat di-download gratis di Play Store, share yaa


“Menerbitkan buku, komik, novel, buku teks atau  buku ajar, riset atau penelitian di jurnal? An1mage jawabnya”
AN1MAGINE BY AN1MAGE: Enlightening Open Mind Generations AN1MAGE: Inspiring Creation Mind Enlightening  website an1mage.net www.an1mage.org

KOMODO: External Instant Evolution di An1magine Volume 3 Nomor 4 April 2018

Gambar
EVOLUSI INSTAN MANUSIA SECARA EKSTERNAL
M.S. Gumelar


“Keling, akhirnya kita bertemu lagi,” kata Maung Geulis.

“Panglima Kumbang, ya… sudah lama sekali rasanya,” kata Keling.

“Eh panggil aku Masri, Masri Sareb,” kata Keling.

“Mengganti nama semuanya, tapi untung untuk wajah kalian, kalian tidak memutuskan untuk mengubahnya”.  Maung Geulis tersenyum.

“Tentu tidak, wajah adalah identitas kami, tidak akan kami ubah, bukahkah Kumang juga tetap cantik seperti dulu,” puji Keling.

“Ha ha ha aku tahu, kalian pasangan yang serasi, sudah lama sekali berpasangan, punya anak cucu, cicit, apalagi tuh setelah cicit? Kalian tetap awet muda, kalian menunjukkan bahwa ada yang saling setia di Bumi ini,” puji Maung Geulis.

“Eh… ehem”. Kumang berdehem.

Wajah Keling memerah,”Kami sudah berpisah…”

“Ouw…maafkan saya,” kata Maung Geulis.

“Tidak apa-apa, ternyata cinta memang tidak bisa abadi, kami pikir kami bisa mewujudkannya, seiring perjalanan waktu, ternyata kami salah, tetapi paling tidak kami sudah meng…

PENEMU: HENDRIK ANTOON LORENTZ - Medan Elektromagnetik

Gambar
HENDRIK ANTOON LORENTZ:
Medan Elektromagnetik
Kevin Putranto


Siapa penemu yang mendapatkan nobel fisika 1902? Yup! Hendrik Antoon Lorentz bersama dengan Pieter Zeeman.

Hendrik Antoon Lorentz lahir di Arnhem, Belanda. Tesisnya mengembangkan teori James Clerk Maxwell mengenai elektromagnet yang meliputi rincian dari pemantulan dan pembiasan cahaya.

Juga memperkenalkan gagasan bahwa medan elektromagnetik ditimbulkan oleh muatan listrik pada tingkat atom. Menurut Lorentz, pemancaran cahaya oleh atom dan berbagai gejala optik dapat dirunut ke gerak dan interaksi energi atom.

Pada tahun 1871, Lorentz meraih gelar B.Sc dalam bidang matematika dan fisika. 1875, pada usia 22 tahun, Lorentz meraih gelar doktor. Kemudian tahun 1878, Lorentz menerbitkan suatu karya esai tentang hubungan antara kecepatan cahaya dalam sebuah medium dengan kerapatan komposisi medium.

Pieter Zeeman merupakan mahasiswanya. Pada 1896 Zeeman menemukan bahwa garis spektral atom dalam medan magnet akan terpecah menjadi beb…

Page Views

counter free

Visitor

Flag Counter