MOVIE: WALL•E - Memiliki A.I. dan Memori


WALL•E: 
Memiliki A.I. dan Memori
Wulan Ardhana


Movie animasi yang satu ini sarat dengan kritik pencemaran lingkungan dan ajakan untuk menyayangi Bumi lho, an1mareaders!

Bermula dari keadaan Bumi yang sudah dipenuhi sampah, Bumi dianggap sudah tidak layak lagi menjadi tempat tinggal manusia. Oleh karenanya manusia sudah berusaha untuk mencari planet lain sebagai tempat tinggal. Akan tetapi tidak ditemukan planet yang seperti Bumi.

Oleh karenanya, Shelby Forthright (Fred Willard) selaku CEO Buy N Large, melakukan pengungsian massal dari Bumi menggunakan pesawat luar angkasa bernama Axiom.

Sementara itu, banyak robot WALL•E ditinggalkan di Bumi dan diprogram secara artificial intelligence (kecerdasan buatan) untuk membersihkan sampah-sampah tersebut dengan cara dipres.

Sampah-sampah yang dipres para WALL•E tingginya hingga ada yang segedung pencakar langit.
Pada tahun 2815, kira-kira 700 tahun kemudian, hanya satu WALL•E yang masih berfungsi. WALL•E ini masih menjalankan tugasnya dan memiliki seekor sahabat, binatang kecil seperti kecoak.


Karena sudah aktif selama berabad-abad, WALL•E memiliki rasa keingintahuan. Ia gemar mengoleksi beberapa barang yang berasal dari tumpukan sampah, menonton film musikal, juga mengambil suku cadang dari WALL•E lain yang sudah tidak aktif sebagai bagian dari mempertahankan hidup.

Suatu hari WALL•E menemukan sebutir bibit tanaman dan menanamnya dalam satu sepatu usang.

Sementara itu Axiom mengirmkan mengeluarkan EVE (Elissa Knight) diprogramkan untuk mencari tanda-tanda kehidupan flora di Bumi.

Ketika WALL•E bertemu dengan EVE dan menunjukkan bibit tersebut, EVE menyimpan bibit ke dalam tubuhnya dan menjadi nonaktif.

EVE kemudian diambil kembali oleh Axiom, WALL•E yang tidak ingin berpisah dengan EVE, ikut masuk ke dalam Axiom.

EVE mengantarkan bibit untuk diletakkan dalam alat pendeteksi yang dinamai holo-detector sebagai informasi bahwa manusia dapat kembali hidup di Bumi.

Namun AUTO (suara program MacInTalk) robot yang juga mengendalikan sistem autopilot pesawat menyatakan manusia tidak boleh kembali ke Bumi karena menurut Shelby Forthright program pembersihan Bumi telah gagal.

AUTO yang diprogram memenuhi perintah tersebut berusaha membuang bibit yang dibawa dari Bumi. AUTO menyerang WALL•E hingga rusak berat. Juga berkelahi dengan McCrea (Jeff Garlin), Kapten Axiom hingga McCrea menemukan tombol AUTO dan menekannya sehingga sistem kendali menjadi manual.

Bibit berhasil di letakkan pada alat pendeteksi, Axiom kembali menuju Bumi.

EVE berusaha memperbaiki WALL•E dengan komponen baru, tapi WALL•E kehilangan memori sebagai ingatannya. EVE kemudian memegang tangan WALL•E lalu menempelkan kepalanya ke kepala WALL•E dan timbul percikan yang memulihkan ingatan dan kepribadian WALL•E.


Artikel ini ada di majalah AN1MAGINE Volume 2 Nomor 4 April 2017 eMagazine Art and Science yang dapat di-download gratis di Play Store, share yaa


“Menerbitkan buku, komik, novel, buku teks atau 
buku ajar, riset atau penelitian di jurnal? An1mage jawabnya”

AN1MAGINE BY AN1MAGE: Enlightening Open Mind Generations
AN1MAGE: Inspiring Creation Mind Enlightening 
website an1mage.net www.an1mage.org

Komentar

Page Views

counter free

Visitor

Flag Counter

Postingan populer dari blog ini

STANLEY MILLER: Eksperimen Awal Mula Kehidupan Organik di Bumi

CERPEN: POHON KERAMAT

Menerbitkan buku di An1mage