RETICULATED PYTON: Piton Pemangsa Ganas

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/8/83/Python_reticulatus_Zoo_Flade-1.JPG

RETICULATED PYTON: 
Piton Pemangsa Ganas
Wulan Ardhana


Akhir maret 2017, tepatnya Minggu, 26 Maret 2017, Akbar, seorang warga asal Sulawesi tewas dimakan seekor ular piton saat akan memanen sawit.

Kejadian naas ini terjadi di area Dusun Pangerang, Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

Kasus piton memangsa manusia ini dikarenakan binatang tersebut kelaparan akibat  tak menemukan mangsa.

Hal ini terjadi karena stok mangsa di alam memang berkurang atau kondisi habitat yang sudah rusak.
Piton datang ke kebun sawit karena habitat aslinya sudah berkurang dan menjelma menjadi kebun sawit itu sendiri. Kemudian makanan buruan sebagai mangsa piton seperti tikus atau babi hutan kerap diusir karena dianggap hama.

Dengan ukuran sekitar tujuh meter dan kemampuan untuk memangsa manusia, piton ini diperkirakan berumur lebih dari 20 tahun.

https://i.ytimg.com/vi/nCk-yWuJ3m4/maxresdefault.jpg

Pyton reticulatus atau Malayopyton reticulatus atau yang lebih sering disebut masyarakat lokal sebagai sanca batik sebenarnya banyak terdapat di Asia Tenggara. Piton termasuk salah satu ular dan reptil terpanjang di dunia.

Sanca Batik juga tersebar di seluruh Indonesia. Mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Halmahera, juga Sulawesi.

Ukuran yang besar, piton tidak hanya dapat memakan manusia, tapi juga memakan aligator, sapi, dan hewan lain yang ukurannya lebih besar dari manusia.

Piton dapat membuka mulutnya dengan lebar dan mengkontraksikan ototnya untuk mendorong mangsa masuk ke saluran pencernaannya. Setelah makan, piton biasanya akan diam hingga sebulan untuk mencerna makanannya.

Ular pada umumnya merupakan hewan pemalu, tidak menampakkan diri dan cenderung menghindar.
Oleh karenanya bagi an1mareaders yang tinggal di dekat hutan, hendaknya sering melihat ke atas pohon dan semak-semak karena piton biasanya bersembunyi di pohon, semak, area berbatu, dan lembab lainnya.

Untuk menghindari patukan ular dari atas, gunakan topi khusus ke hutan, untuk menghindari patukan dari bawah, gunakan sepatu boots tebal, dan selalu membawa parang untuk melawan lilitan ular besar.

Selain itu, memelihara anjing juga baik, karena anjing lebih peka dengan keberadaan ular sehingga dapat  membantu manusia.

Tetapi yang pasti, manusia telah merusak habitat alami ular piton dan pasti ular dan satwa lainnya sehingga ular piton merambah ke area pemukiman dan perkebunan, mari menjaga lingkungan, memelihara alam dan satwa dengan tetap membiarkan habitat alami suatu area.


Artikel ini ada di majalah AN1MAGINE Volume 2 Nomor 4 April 2017 eMagazine Art and Science yang dapat di-download gratis di Play Store, share yaa


“Menerbitkan buku, komik, novel, buku teks atau 
buku ajar, riset atau penelitian di jurnal? An1mage jawabnya”

AN1MAGINE BY AN1MAGE: Enlightening Open Mind Generations
AN1MAGE: Inspiring Creation Mind Enlightening 
website an1mage.net www.an1mage.org

Komentar

Page Views

counter free

Visitor

Flag Counter

Postingan populer dari blog ini

STANLEY MILLER: Eksperimen Awal Mula Kehidupan Organik di Bumi

CERPEN: POHON KERAMAT

Menerbitkan buku di An1mage