MOVIE: PROMETHEUS - Pencarian Asal-Usul Manusia

https://www.walldevil.com/wallpapers/a57/prometheus-spaceship.jpg

PROMETHEUS:
Pencarian Asal-Usul Manusia
Wulan Ardhana


Pernahkah an1mareaders bertanya soal asal-usul manusia? Prometheus adalah  movie fiksi ilmiah Amerika Serikat tahun 2012  adalah seri kelima dari movie Alien setelah Alien (1979), Aliens (1986), Alien 3 (1992) dan Alien Resurrection (1997). Movie ini mengisahkan petualangan ekspedisi luar angkasa untuk menyelidiki sejarah dan asal-usul umat manusia di masa lalu.

2089, pasangan arkeolog, Elizabeth Shaw (Noomi Rapace) dan Charlie Holloway (Logan Marshall­Green), menemukan sebentuk peta bintang di dalam gua yang sedang mereka teliti. Menurut Elizabeth peta tersebut adalah undangan bagi manusia untuk bertemu dengan "insinyur", sebutan Elizabeth bagi pencipta manusia. Tim yang terdiri dari Elizabeth Shaw (Noomi Rapace) dan Charlie Holloway (Logan Marshall­Green) juga diikuti oleh Meredith Vickers (Charlize Theron), Peter Weyland (Guy Pearce) dan David (Michael Fassbender); android yang diciptakan oleh Weyland berangkat menuju bulan LV-223.

Perjalanan ini dibiayai oleh Peter Weyland (Guy Pearce), penemu sekaligus CEO dari Weyland Corporation. Semua kru tertidur di dalam kantung hibernasi selama perjalanan, di mana David (Michael Fassbender), sang pilot, tetap terbangun untuk mengarahkan kapal luar angkasa bernama USS Prometheus. Tim akhirnya tiba di suatu planet yang sesuai dengan peta yang tergambar di gua, suatu planet yang serupa dengan Bumi. USS Prometheus sampai di orbit sekitar LV­223 pada tahun 2093.

https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/originals/09/9a/24/099a24eee200558468d9be5fd82633fb.jpg

Tugas para kru yang terlibat adalah menemukan alien kuno yang disebut Engineers, yang dipercaya sebagai pencipta umat manusia. Pesawat Prometheus mendarat di dekat bangunan kuno raksasa yang tim diduga merupakan tempat tujuan mereka. Beberapa awak pesawat beserta android David memutuskan masuk untuk menjelajahinya.

Di dalamnya mereka menemukan suatu gua yang memiliki oksigen di mana mereka dapat bernafas tanpa peralatan bantuan. Tim menyusuri gua dan mulai menemukan hal-hal aneh seperti puluhan batu silinder, patung raksasa berbentuk kepala manusia, dan jasad alien berukuran raksasa berbentuk mirip manusia yang mereka duga sebagai “Pencipta”. David secara diam-diam mengambil satu batu silinder dan memasukkannya ke dalam tas. Karena terjadi badai, para anggota tim kembali ke dalam Prometheus. Sementara dua anggota tim, Millburn dan Fifield, tertinggal di dalam gua.

Mereka menemukan suatu kepala. Peneliti menemukan bahwa DNA “Pencipta” ternyata sama dan identik dengan DNA manusia. Saat diteliti mendadak mata mayat bergerak-gerak, memberi tanda kehidupan. Khawatir dengan bahaya yang mungkin muncul, kepala tersebut akhirnya diledakkan. Sementara itu David yang sudah mengambil batu silinder, sengaja memasukan isinya ke dalam minuman Holloway. Di dalam bangunan goa, Millburn dan Fifield menemukan banyak jasad alien dan masuk ke dalam ruangan yang penuh batu silinder. Dari bawah batu silinder tersebut muncul seekor makhluk mirip ular, makhluk tersebut akhirnya membunuh Millburn dan Fifield.

Awak kapal yang lain kemudian masuk kembali ke dalam goa bermaksud untuk mencari Millburn dan Fifield. Namun hanya mayat Millburn yang ditemukan. Sementara itu, David secara terpisah masuk ke dalam jalur goa yang lain dan menemukan suatu ruang kendali, ia menyadari bahwa goa tersebut sebenarnya satu unit pesawat.

https://images-na.ssl-images-amazon.com/images/G/01/prometheus/test/prom_5._V146637271_.jpg

Ketika akan kembali ke pesawat, Vickers tidak memperbolehkan Holloway masuk karena sudah terinfeksi. Vickers membunuh Holloway dengan menggunakan senjata api. Shaw yang pingsan karena Holloway baru saja dibunuh terbangun dengan David yang sedang melakukan observasi dalam dirinya. David pun mengatakan bahwa Shaw sedang hamil 3 bulan. Keanehan muncul karena janinnya membesar dengan cepat. Nekat, Shaw melakukan prosedur operasi manual dan meninggalkan janin asing itu di ruang operasi. Shaw kemudian menemukan bahwa David, yang selama misi ramah padanya ternyata bergerak di bawah perintah Weyland. Weyland yang disangka sudah meninggal ternyata masih hidup.

Weyland menjelaskan bahwa upaya ini dilakukan dalam rangka bertemu dengan pencipta dan mencari kekekalan. Fifield terdeteksi ada di dekat kapal, beberapa anggota tim memeriksanya namun malah terbunuh. Pada akhirnya Fifield berhasil dibunuh. Kapten kapal, Janek menduga “insinyur” kehilangan kendali terhadap senjata biologisnya, yaitu cairan hitam. Bahwa area yang mereka masuki merupakan instalasi militer yang sudah tidak berfungsi dan membawa senjata biologis.

Karenanya, Shaw ingin tahu tujuan makhluk itu mengapa hendak menghancurkan penghuni bumi dengan senjata biologis. Sementara itu, David bersama dengan Weyland dan awak kapal lain menemui makhluk yang diduga sebagai “Pencipta” dan berbicara dengannya. Tanpa diduga, makhluk tersebut memiliki tujuan yaitu memusnahkan manusia di Bumi dengan cara melepaskan cairan hitam berisi seperti biji-bijian ke Bumi.

Makhluk tersebut kemudian membunuh Weyland beserta awak lain dan memotong kepala David, setelah itu, makhluk tersebut menjalankan kapal untuk segera pergi ke bumi. Mereka membangunkan salah satu pencipta untuk diajak berbicara. Namun makhluk tersebut malah menyerang dan membunuh orang-orang di ruangan tersebut. Shaw melarikan diri kembali ke pesawat. Ia menjelaskan apa yang terjadi pada Vickers. Vickers memutuskan untuk kembali ke Bumi dan menyelesaikan ekspedisi ini.

Namun Shaw mengatakan makhluk yang berada di dalam gua tersebut memiliki rencana untuk ke Bumi dan membawa organik-organik tersebut untuk membunuh manusia. Saat itulah sebuah pesawat luar angkasa muncul dari dalam tanah. Kapten pesawat memutuskan untuk menabrakan pesawatnya ke pesawat luar angkasa makhluk tersebut untuk mencegah penyerangan terhadap bumi.

Shaw sebagai satu-satunya yang selamat mencoba kembali ke dalam pesawat. Tiba-tiba ada komunikasi ke Shaw, David masih aktif walaupun kepalanya terpisah dari tubuhnya. Shaw yang kembali ke pesawat menemukan bahwa janin makhluk asingnya telah menjadi besar. Guna menyelamatkan diri, Shaw membuka pintu ruang operasi, membuat bibit alien tersebut lepas dan menyerang “insinyur”.

Bibit alien tersebut memasukkan lidahnya ke dalam mulut “insinyur”. David kembali berkomunikasi dengan Shaw dan mengatakan bahwa terdapat pesawat lainnya. Shaw memutuskan untuk menjemput David untuk melakukan perjalanan, bukan untuk kembali ke bumi, tetapi untuk mencari asalnya pencipta. Untuk menanyakan mengapa mereka ingin memusnahkan manusia. Shaw dan David berhasil meninggalkan planet tersebut dengan menggunakan pesawat “insinyur”. Sementara tubuh “insinyur” tiba-tiba terkoyak dan dari dalam tubuhnya keluar sesosok alien baru.



Artikel ini ada di majalah AN1MAGINE Volume 2 Nomor 7 Juli 2017 eMagazine Art and Science yang dapat di-download gratis di Play Store, share yaa


“Menerbitkan buku, komik, novel, buku teks atau 
buku ajar, riset atau penelitian di jurnal? An1mage jawabnya”

AN1MAGINE: Enlightening Open Mind Generations
AN1MAGE: Inspiring Creation Mind Enlightening 
website an1mage.net www.an1mage.org

Komentar

Page Views

counter free

Visitor

Flag Counter

Postingan populer dari blog ini

STANLEY MILLER: Eksperimen Awal Mula Kehidupan Organik di Bumi

CERPEN: POHON KERAMAT

Menerbitkan buku di An1mage