MOVIE: JOHN CARTER - Petualangan ke Mars


JOHN CARTER:
Petualangan ke Mars
Wulan Ardhana


Director: Andrew Stanton
Writers: Andrew Stanton (screenplay), Mark Andrews(screenplay), Michael Chabon (screenplay), Edgar Rice Burroughs (story “A Princess of Mars”)
Stars:  Taylor Kitsch, Lynn Collins and Willem Dafoe
Genres: Action | Adventure | Fantasy | Sci-Fi
Runtime: 132 min


Apa yang an1mareaders lakukan jika mendadak ada di Mars?

John Carter merupakan film adaptasi novel Amerika klasik tahun 1917 yang berjudul Princess of Mars karangan Edgar Rice Burroughs.

Kesuksesannya membuat Edgar Rice Burroughs berhasil melanjutkan cerita ini hingga 11 seri dan dinamakan Barsoom series yang semuanya dipublikasikan dalam rentang waktu 30 tahun.

 https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/3/3a/Princess_of_Mars_large.jpg

https://library.creativecow.net/articles/kaufman_debra/John-Carter-Mars-VFX/assets/Helium-City_2_Final-comp_lg.jpg

Edgar Rice Burroughs atau Ned mewarisi seluruh kekayaan pamannya, John Carter seorang mantan prajurit perang Amerika, yang baru saja meninggal. Carter juga meninggalkan sejiid buku catatan yang hanya boleh dibaca oleh Ned. Dalam buku itu ditulis pengalaman Carter saat di Mars.

Semuanya bermula dari 13 tahun lalu yakni ketika Carter bekerja sebagai penambang emas.Suatu hari ia dikejar oleh suku Apache dan bersembunyi di selubang gua yang dianggap keramat oleh suku tersebut.

Ketika sedang meneliti gua, mendadak muncul sosok asing yang membawa seunit benda aneh. Sosok itu membisikkan kata "Barsoom". Carter yang mengambil benda aneh tersebut ikut menyebut "Barsoom."

Mulanya Carter tidak sadar dirinya secara tidak sengaja ter-teleportasi ke planet Mars. Yang jelas ia kebingungan ketika kesulitan saat berjalan atau saat dapat melompat lebih tinggi dan lebih jauh dari biasanya.

Carter kemudian menemukan semacam sarang berisi telur juga bayi berwarna hijau. Saat itulah Carter bertemu dengan kawanan Thark.

Thark menganggap Carner sebagai hewan aneh terutama ketika melihat Carter bisa melompat sangat tinggi.

Karena tidak memahami bahasa satu sama lain, Raja Thark mengira nama Carter adalah Virginia. Atas keputusan Jeddak (Raja) Thark, Tars Tarkhas (Willem Dafoe) dia dibawa ke pedesaan Thark.

Di sana, Carter dirawat oleh Sola (Samantha Morton). Ketika Sola memberikannya segelas minuman, mendadak Carter dapat memahami Bahasa Barsoom.

Di Mars tengah terjadi peperangan antara Helium dan Zodanga. Dalam pertempuran itu Carter menyelamatkan Puteri Helium, Dejah Thoris (Lynn Collins) yang sedang bertarung dengan Sab Than (Dominic West), pimpinan Zodanga.

Dari Dejah, Carter mengetahui bahwa dirinya berada di Mars. Dejah menjelaskan tata surya di mana planet pertama adalah Rasoom (Merkurius), kedua Cosoom (Venus), ketiga Jasoom (Bumi), keempat Barsoom (Mars).

Dalam usahanya kembali kebumi, Carter menyelidiki suatu kuil yang dianggap Suci oleh kaum Tharks dan mengetahui soal Sungai Iss. Karena memasuki kuil suci kaum Tharks mengejar Carter.

Carter bersama Sola dan Dejah kemudian berangkat menuju Sungai Iss. Namun ternyata Dejah mengarahkan mereka ke negara kaum Helium untuk memanfaatkan kekuatan Carter melawan kaum Zodanga.

http://thejohncarterfiles.com/wp-content/uploads/2012/01/John-Carter-Trailer-Still-07.jpg

Dejah menceritakan bahwa ia akan dinikahkan dengan Sab Than demi gencatan senjata, namun dia tidak menginginkan perhikahan tersebut.

Setiba di salah satu tempat di Sungai Iss, mereka menemukan tulisan kuno mengenai "sembilan cahaya". Dari situ Carter menyadari bahwa ia tidak ter-teleport ke Mars. Tubuhnya sekarang hanya Salinan, sementara tubuhnya yang asli masih di Bumi.

Mereka kemudian ia diserang oleh kaum Waroon yang dikendalikan oleh "Therns".

Mereka terkepung kemudian diselamatkan oleh pesawat tempur dari Helium, namun ternyata Sab Than juga berada di dalam pesawat.

Seorang pelayan membawanya kepada Dejah. Dejah mengetahui cara kembali ke Bumi, yakni dengan merapalkan mantra ke Jasoom.

Dejah mengira Carter sudah kembali ke Bumi, tapi sebenarnya Carter masih di ruangan Dejah. Sementara itu Dejah pergi untuk melangsungkan pernikahannya.

Pemimpin Thern, Matai Shang (Mark Strong) sudah menunggu Carter, namun tidak membunuhnya. Ia memberitahu bahwa pada acara pernikahan nanti Dejah akan terbunuh, dan Helium akan dihancurkan oleh Sab Than.

Thern sengaja memberikan senjata Sembilan cahaya pada orang yang tidak punya pemikiran dan brutal seperti Sab Than, sehingga pikirannya dapat dikendalikan. Misinya adalah memecah belah dan membuat kehancuran di Mars.

Ketika Carter hendak dimasukkan ke penjara, Woola datang menyelamatkannya dan menghancurkan gelang pengendali yang ada di tangan Thern, Carter pun terbebas dan berhasil melarikan diri.

Carter berniat untuk melawan Zodanga. Maka dari itu ia kembali kepada kaum Tharks untuk mengumpulkan tentara. Namun kini Tharks dipimpin oleh Jeddak baru, Hajus.

Atas perintah Hajus, Carter dan Tars Tarkhas dibawa ke arena untuk melawan dua kera putih. Dengan usaha keras, Carter mengalahkan kedua kera putih tersebut kemudian melawan Hajus.

Carter menang dan menjadi Jeddak (Raja) Tharks. Kaum Tharks bersiap berangkat dan menyerang Zodanga. Ternyata pernikahan digelar di Helium.

Pertempuran antara Tharks dan Helium melawan Zodanga dimulai. Carter berhasil memenangkan pertempuran, dan Sab Than pun terbunuh.


http://thejohncarterfiles.com/wp-content/uploads/2015/06/John-Carter-Poster-Image.jpg

Pernikahannya berubah dari Sab Than dan Dejah berubah menjadi John Carter dan Dejah.

Carter memutuskan untuk tidak kembali ke Bumi dan membuang medalinya. Thern yang menyamar sebagai penjaga mengirim Carter kembali ke Bumi.

Sesampainya ke Bumi, Carter mencoba mencari medali yang dapat membawanya ke Mars. Perlu bertahun-tahun sebelum ia menemukan medali yang dicarinya.

Dalam catatan yang ditinggalkan untuk Ned, John berpesan agar menjaga makamnya dari Therns karena dan jika tubuh dibumi hancur, maka John yang berada di Mars pun akan ikut mati.

Ned yang selesai membaca catatan pamannya bergegas memeriksa tubuh Carter. Passwordnya adalah “Ned”. Saat pintu terbuka, makam kosong dan Thern muncul untuk membunuh Carter. Terdengar  suara tembakan dan menewaskan Thern.

Carter ternyata belum menemukan medalinya. Ia juga memalsukan kematiannya. Setelah mendapatkan medali, Carter segera masuk ke makamnya dan mengucapkan mantra untuk kembali ke Barsoom.

https://i.pinimg.com/736x/87/ee/93/87ee9346534a8c5b2d2fe1cd6d2b9353--lynn-collins-wavy-hair.jpg 


Artikel ini ada di majalah AN1MAGINE Volume 2 Nomor 9 September 2017 eMagazine Art and Science yang dapat di-download gratis di Play Store, share yaa


“Menerbitkan buku, komik, novel, buku teks atau 
buku ajar, riset atau penelitian di jurnal? An1mage jawabnya”

AN1MAGINE: Enlightening Open Mind Generations
AN1MAGE: Inspiring Creation Mind Enlightening 
website an1mage.net www.an1mage.org

Komentar

Page Views

counter free

Visitor

Flag Counter

Postingan populer dari blog ini

STANLEY MILLER: Eksperimen Awal Mula Kehidupan Organik di Bumi

CERPEN: POHON KERAMAT

Menerbitkan buku di An1mage