ELEMEN & PRINSIP ANIMASI: Secondary Action: Aktif Bergerak Bagian 10 oleh M.S. Gumelar


ELEMEN & PRINSIP ANIMASI:
Secondary Action: Aktif Bergerak
Bagian 10
M.S. Gumelar

An1mareaders telah mempelajari Slow Out (acceleration) and Slow in (deceleration), Squash (penyet) and Stretch (mulur), anticipation (persiapan gerak), time (waktu), timing (momen), exaggeration (melebih-lebihkan), arc (alur gerak sesuai anatomi) dan appeal (daya tarik karakter), straight ahead and pose to pose animation, follow through, overlapping action, drag, dan solid drawing.

Kini An1mareaders meng-update memory-nya, ditambah  satu lagi prinsip animasi yaitu Secondary Action.

An1mareaders dapat membaca bahasan sebelumnya edisi yang lalu di link berikut:
http://www.an1mage.org/p/an1magine.html

Dapat juga men-download langsung di Play Store di link berikut:
https://goo.gl/AyhgTv

Memberi secondary actions (aksi kedua) pada main action (aksi utama) akan menambahkan sentuhan alami.

Contoh main action  bila ada  adegan utamanya adalah seorang gadis berlari, dengan menambahkan gerakan kedua (secondary action) seperti gadis tersebut menyibakkan rambutnya saat berlari akan memberikan sentuhan lebih alami pada gerakan utama tersebut, di mana aksi kedua tersebut akan mendukung aksi utama.

Contoh lainnya adalah bila seorang pria aksi utamanya berdiri di suatu taman, maka dia dapat melakukan aksi lainnya,

Contoh main action saja di ilustrasi pertama, sangat monoton. Penerapan secondary action pada main action di ilustrasi kedua, membuat keseluruhan aksi menjadi lebih hidup. Sumber: https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/736x/0a/8e/f4/0a8ef4011cf228d66967252268405f41.jpg

Seperti menoleh ke kanan dan ke kiri, meletakkan tangan ke pinggang, dan atau membungkuk, dan menendang sesuatu serta melakukan aksi gerak lainnya sebagai bagian dari aksi gerak utama, yaitu  berdiri di taman.

Intinya jangan sampai suatu aksi menjadi monoton dan pasif, banyak aksi lain dapat dilakukan selain aksi gerak utama, sehingga menjadi aksi yang aktif usahakan suatu karakter selalu bergerak aktif sesuai keperluan.

Contoh lainnya, aksi utama seorang karakter ibu rumah tangga adalah marah tetapi berpura-pura tidak marah.

Aksi ini merupakan kesempatan bagi aksi kedua untuk diterapkan, yaitu dengan memberikan penekanan pada pengungkapan aksi utama yaitu “berkata tidak marah” ke aksi kedua, yaitu pada saat bersamaan mengungkapkan kemarahannya sembari memotong sayuran.

Untuk prinsip animasi berikutnya adalah prinsip terakhir yaitu Staging, tetapi paling panjang penjelasannya.

Penulis akan mengumpukan semua tutorial khusus untuk animasi 2D yang telah dimuat di majalah an1magine ini menjadi buku tersendiri dan dapat di-download secara gratis sebagai sumbangsih penulis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui  ilmu pengetahuan, teknologi, dan juga dapat digunakan untuk materi pendidikan yang gratis melalui eBook.

Sampai bertemu di an1magine edisi berikutnya, salam animasi.


https://www.facebook.com/michael.sega.gumelar/

Referensi
[1] Gumelar, M.S. 2011. 2D Hybrid Animation Technique: Book A. Jakarta: Indeks, 2011.
[2] Gumelar, M.S. 2011. Comic Making.
Jakarta: Indeks, 2011.
[3] Gumelar, M.S.  2015. Elemen dan Prinsip Menggambar. Jakarta: An1mage, 2015.


Tutorial ini ada di majalah AN1MAGINE Volume 2 Nomor 6 Juni 2017 eMagazine Art and Science yang dapat di-download gratis di Play Store, share yaa


“Menerbitkan buku, komik, novel, buku teks atau 
buku ajar, riset atau penelitian di jurnal? An1mage jawabnya”

AN1MAGINE BY AN1MAGE: Enlightening Open Mind Generations
AN1MAGE: Inspiring Creation Mind Enlightening 
website an1mage.net www.an1mage.org

Komentar

Page Views

counter free

Visitor

Flag Counter

Postingan populer dari blog ini

STANLEY MILLER: Eksperimen Awal Mula Kehidupan Organik di Bumi

Menerbitkan buku di An1mage

CALL FOR CHARACTERS - ICF3 - exhibit your original characters globally for free