CHARLES DARWIN: Evolusi yang Berkelanjutan


An1mareaders berbicara mengenai evolusi tidak terlepas dari nama Charles Robert Darwin, yang lahir pada 12 Februari 1809 dan meninggal pada  19 April 1882. Darwin adalah seorang pengikut aliran naturalis sama seperti Stanley Lloyd Miller yang telah an1mareaders baca di edisi an1magine sebelumnya. 

Survival of the fittest kata-kata yang muncul dari evolusi Darwin yang berarti perjuangan suatu mahluk hidup karena adanya kesesuaian yang paling cocok pada mahluk tersebut. Darwin dari  Inggris dan ahli geologi, Darwin terkenal karena kontribusinya pada ilmu biologi bidang evolusi. Darwin menetapkan bahwa semua spesies yang hidup saat ini dan di masa depannya merupakan turunan mahluk sebelumnya, hal ini berjalan dalam waktu yang relatif lama dari waktu ke waktu dan semua berasal dari  nenek moyang yang sama.

Pemikiran ini masuk dalam publikasi bersama dengan Alfred Russel Wallace memperkenalkan teori ilmiah bahwa ada pola percabangan dalam evolusi dihasilkan dari suatu proses yang ia sebut seleksi alam. Di mana perjuangan mahluk untuk eksistensi memiliki efek yang sama dengan artificial selection (seleksi buatan) yang juga memberi kontribusi juga dalam selective breeding (pengembangan keturunan secara seleksi).

Darwin menerbitkan teori evolusi dengan bukti kuat pada tahun 1859 bukunya On the Origin of Species, hal ini dilakukannya untuk mengatasi penolakan ilmiah konsep awal dari transmutasi spesiesnya.


Pada tahun 1870-an komunitas ilmiah dan banyak dari masyarakat umum telah menerima evolusi sebagai fakta bukan sebagai teori lagi. Namun, banyak terjadi kompetisi dan debat mengenai evolusi ini sampai munculnya sintesis evolusi modern dari tahun 1930-an ke 1950-an bahwa konsensus yang luas berkembang di mana seleksi alam adalah mekanisme dasar dari evolusi.

Dalam bentuk modifikasi, penemuan ilmiah Darwin adalah teori pemersatu ilmu kehidupan, menjelaskan keanekaragaman kehidupan. Minat awal Darwin di alam membuatnya mengabaikan pendidikan medis yang diterimanya dari University of Edinburgh; sebaliknya, ia membantu untuk menyelidiki invertebrata laut.

Studi di University of Cambridge (Kristus College) mendorong semangatnya untuk memelajari ilmu alam lebih kuat. Lima tahun pelayaran pada HMS Beagle menetapkan dia sebagai ahli geologi terkemuka yang memiliki observasi dan teori kuat yang didukung oleh ide dari uniformitarian Charles Lyell, dan publikasi jurnal pelayaran membuatnya terkenal sebagai penulis populer.

Bingung dengan distribusi geografis satwa liar dan fosil yang ia kumpulkan tentang Pelayaran, Darwin memulai penyelidikan rinci dan pada 1838 disusun teorinya tentang seleksi alam. Meskipun ia membahas ide-idenya dengan beberapa naturalis, ia butuh waktu untuk melakukan penelitian dan pekerjaannya sebagai seorang geologis memiliki prioritas utama.

Darwin menuliskan teorinya pada tahun 1858 ketika Alfred Russel Wallace mengirim dia seberkas esai yang menggambarkan ide yang sama, mendorong publikasi bersama langsung dari kedua teori yang mereka miliki. Karya Darwin menjadi dasar utama evolusi berdasarkan keturunan dengan modifikasi sebagai penjelasan ilmiah yang dominan karena adanya diversifikasi di alam, di sini Darwin tidak menyebutkan jangka waktu berapa lama evolusi terjadi.

Pada tahun 1871 ia memeriksa evolusi manusia dan seleksi seksual di The Descent of Man, and Selection in Relation to Sex, seleksi dalam kaitannya dengan jenis kelamin, diikuti oleh The Expression of the Emotions in Man and Animals (1872). Penelitiannya pada tanaman diterbitkan dalam serangkaian buku, dan dalam buku terakhirnya, The Formation of Vegetable Mould, through the Actions of worms (1881), ia memeriksa cacing tanah dan efeknya pada tanah.

Darwin digambarkan sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah manusia, dan dia dihormati oleh pemakaman di Westminster Abbey. Evolusi merupakan penjelasan ilmiah adanya perubahan yang terus menerus tidak hanya di Bumi, sehingga hal ini membuka kemungkinan kesempatan besar terjadinya evolusi yang terjadi di planet lain juga, di mana memungkinkan kemunculan adanya mahluk cerdas di Bumi, salah satunya saat ini adalah manusia.

Apakah karena survival of the fittest inilah yang membuat satu mahluk dengan mahluk lainnya saling memangsa?

Apakah manusia sudah selesai evolusinya? Bagaimana bila ternyata belum selesai? Berarti setelah manusia apakah masih membuka kesempatan muncul mahluk cerdas lainnya di Bumi?

Apakah evolusi benar-benar memungkinkan dapat terjadi juga di planet selain Bumi? Bagaimana menurut an1mareaders?




Artikel ini ada di An1magine majalah eMagazine Art and Science Volume 1 Nomor 9 November 2016
yang dapat di-download gratis di Play Store, share yaa

Artikel lain yang mirip:
1. STANLEY MILLER: Eksperimen Awal Mula Kehidupan Organik di Bumi
2. MIKROBA: Bakteri dan Virus serta Potensinya berada di Planet selain Bumi
2. FRANK DRAKE: Potensi Adanya Mahluk Cerdas di Planet Lain
3. Cerita fiksi: Komodo External Instant Evolution.


Komentar

Page Views

counter free

Visitor

Flag Counter

Postingan populer dari blog ini

STANLEY MILLER: Eksperimen Awal Mula Kehidupan Organik di Bumi

CERPEN: POHON KERAMAT

Menerbitkan buku di An1mage