MOVIE: BIG HERO 6 - Baymax Si Robot Perawat

http://www.monogramdirect.com/media/catalog/category/Big_Hero_6_Logo.jpg

BIG HERO 6:
Baymax Si Robot Perawat
Wulan Ardhana


Hiro Hamada adalah anak genius yang sudah menyelesaikan SMA di usia 13 tahun. Dia tinggal di kota metropolitan, San-Fransokyo dan menghabiskan waktunya untuk pertarungan robot ilegal.

Dia tidak ingin melanjutkan pendidikan ke universitas karena menurutnya universitas hanya akan mengajarkan apa yang sudah ia ketahui.

Suatu hari, saat hendak pergi ke pertarungan robot, kakaknya yang bernama Tadashi Hamada mengajaknya mampir sebentar ke universitas tempatnya belajar, San-Fransokyo Institute of Technology (SFIT).
Di sana Hiro bertemu dengan teman-teman Tadashi yakni Go Go Tomago, Fred, Wasabi, dan Honey Lemon yang memiliki penemuan – penemuan luar biasa keren.

Gogo memiliki rambut hitam yang sebagian dicat ungu. Gogo suka mengunyah permen karet  dan tengah berusaha menciptakan sepeda supercepat yang dilengkapi dengan suspensi elektromagnetik.

Honey lemon doyan berfoto selfie di setiap kesempatan yang ada. Keahliannya di bidang kimia terapan. Dia suka bereksperimen dengan berbagai material yang menimbulkan reaksi kimia dan ledakan.

https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/originals/c7/99/23/c799237ebd99e2e915a3a8df6e8cd4f5.jpg

Wasabi adalah orang yang memiliki tubuh paling besar, tapi mudah cemas. Dia tipe perencana dan taat pada aturan. Penemuannya adalah laser plasma.

Fred adalah cowok kumal yang katanya enggak mencuci bajunya selama enam bulan. Menyukai kostum monster dan berharap dapat menjadi Kaiju yang menyemburkan api. Fred sangat suka sains dan komik atau cerita fiksi ilmiah.

Tadashi juga memperkenalkan Baymax, robot perawat ciptaannya pada Hiro.

Berbeda dari kebanyakan robot yang terlihat gagah atau mengerikan. Baymax malah terlihat gendut.

Robot perawat kesehatan ini terbuat dari vinil berwarna, dilengkapi kamera hyperspectro, baterai ion lithium dengan rangka dari bahan titanium.

Ketika bertemu dengan Robert Callaghan, Ketua Jurusan Fakultas Robotik, Hiro memutuskan untuk bergabung ke SFIT. Untuk itu dia harus memamerkan karyanya supaya diterima. Setiap tahun SFIT mengadakan pameran teknologi yang memamerkan karya-karya mahasiswa SFIT di bidang rekayasa teknologi.

Melalui pameran tersebut Hiro harus mempresentasikan penemuannya sebagai syarat menjadi mahasiswa SFIT.

Hiro mengembangkan robot buatannya yang biasa digunakan untuk pertarungan menjadi microbots, robot kecil yang dapat dikendalikan dengan pikiran.

Profesor Callaghan, tertarik dengan project microbots Hiro dan menerimanya masuk universitas. Alistair Krei, presiden dari Tech Company juga berusaha untuk membeli ciptaan itu, tapi Hiro menolaknya.

Saat pameran usai, terjadi kebakaran. Tadashi yang mengetahui Profesor Callaghan masih berada di dalam, masuk untuk menyelamatkannya. Tapi ternyata terjadi ledakan yang menyebabkan kematian Tadashi dan Profesor Callaghan.

http://www.tvovermind.com/wp-content/uploads/2016/03/Big-Hero-6-Animated-Series.jpg

Setelah kematian kakaknya, Hiro menjadi sedih dan mengasingkan dirinya dari teman-temannya.

Suatu hari secara tidak sengaja Hiro menjatuhkan robot yang biasa digunakan untuk pertarungan dan menimpa kakinya sehingga dia berteriak “Aww!” saat itulah Baymax aktif.

Mereka menemukan ada microbots yang tertinggal dan berusaha menuju suatu tempat. Bersama, mereka mengikuti microbots tersebut dan menemukan sebuah bangunan kosong yang digunakan untuk menggandakan microbots ciptaan Hiro dalam jumlah sangat banyak.

Saat itulah mereka diserang oleh Yokai, seorang pria bertopeng kabuki dan berpakaian serba hitam yang mengendalikan microbots ciptaannya. Beruntung Hiro dan Baymax selamat.

Mengetahui Baymax tidak memiliki kemampuan bertarung, Hiro memberikan Baymax armor pelindung juga chip berisi kemampuan bertarung dan berusaha menemui pria bertopeng itu lagi.

Hanya saja ternyata kemampuan Baymax belum cukup, beruntung saat itu Go Go Tomago, Fred, Wasabi, dan Honey Lemon datang sehingga mereka bisa kabur.

Mereka pun melarikan diri ke mansion Fred. Di sana Hiro memutuskan untuk membentuk tim superhero. Ia memberikan armor untuk teman-temannya, termasuk dirinya sendiri dan Baymax.

Mereka kemudian menginvestigasi laboratorium lama milik Krei Tech yang dulunya telah digunakan untuk menguji teknologi teleportasi. Sayangnya ketika pilot yang mencoba teknologi tersebut masuk ke salah satu portal, portal lainnya rusak.

Para Big Hero 6 bertarung dengan pria bertopeng itu lagi hingga Hiro berhasil mencabut topeng si penjahat dan mendapati bahwa orang itu adalah Profesor Callaghan.

Ternyata Profesor Callaghan menggunakan microbots Hiro untuk menyelamatkan dirinya saat ledakan. Hiro yang marah memerintah Baymax untuk menghabisi Profesor Callaghan.

http://www.caps.media/201/4-big-hero-6/full/big-hero-6-disneyscreencaps.com-10906.jpg

Tapi Baymax tidak mau karena hal itu tidak sesuai dengan dirinya yang diciptakan untuk membantu manusia, bukan menyakiti manusia.

Oleh karenanya Hiro membuang chip milik Tadashi, hanya menyisakan chip pertarungan di tubuh Baymax. Sekejap, Baymax langsung menjadi mesin pembunuh dan targetnya adalah Callaghan.

Teman-teman Hiro mencoba menghentikannya, tapi Baymax terlalu kuat hingga akhirnya Honey Lemon berhasil memasukkan kembali chip perawat Baymax. Baymax kembali normal sementara Callaghan berhasil melarikan diri.

Hiro marah kepada teman-temannya ia kemudian membawa Baymax pulang untuk membenahi alat pemindai Baymax yang rusak.

Saat itulah Baymax menunjukan menampilkan video tentang tes Tadashi ketika membuat Baymax.

Ternyata pilot yang terjebak dalam portal adalah Abigail, putri dari Callaghan. Menggunakan microbots, Callaghan ingin membalas dendam kepada Alistair Krei yang telah menyebabkan kematian putrinya. Ia ingin melemparkan segala yang Krei miliki ke dalam portal.

Hiro bersama teman-temannya berusaha membuang microbots ke dalam portal sehingga Callaghan tidak berhasil menyelesaikan misinya.

Saat itu Baymax mendeteksi ada tanda kehidupan dari dalam portal. Hiro dan Baymax segera melaju kesana untuk menyelamatkannya.

Setelah berhasil mendapatkan Abigail, Hiro dan Baymax berusaha keluar tapi kerusakan pada Baymax membuat satu-satunya cara untuk keluar adalah dengan menembakkan rocket fist milik Baymax yang berarti Baymax tetap akan tertinggal dalam portal.

Mulanya Hiro menolak, tapi karena tidak ada jalan lain, akhirnya Hiro setuju. Hiro keluar bersama Abigail setelah itu portal meledak. Abigail segera dilarikan ke rumah sakit, sementara Callaghan ditahan polisi.

Ketika sedang membereskan barang-barang di ruang lab yang tadinya digunakan Tadashi, Hiro menemukan chip perawat Baymax berada di rocket fist milik Baymax dan berhasil mengaktifkan Baymax kembali.

Cerita ditutup dengan para pahlawan yang melindungi kota dengan harapan untuk memenuhi harapan Tadashi untuk membantu banyak orang.


Artikel ini ada di majalah AN1MAGINE Volume 2 Nomor 5 Mei 2017 eMagazine Art and Science yang dapat di-download gratis di Play Store, share yaa


“Menerbitkan buku, komik, novel, buku teks atau 
buku ajar, riset atau penelitian di jurnal? An1mage jawabnya”

AN1MAGINE BY AN1MAGE: Enlightening Open Mind Generations
AN1MAGE: Inspiring Creation Mind Enlightening 
website an1mage.net www.an1mage.org

Komentar

Page Views

counter free

Visitor

Flag Counter

Postingan populer dari blog ini

STANLEY MILLER: Eksperimen Awal Mula Kehidupan Organik di Bumi

CERPEN: POHON KERAMAT

Menerbitkan buku di An1mage