Jelang Nyepi dengan Pawai Ogoh-Ogoh


Pernah ke Bali tapi gak pernah liat Pawai Ogoh-ogoh? Tenang An1mareaders! Liputan An1magine bakal membahas soal patung yang menyimbolkan sifat negatif ini.

Menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1938, umat Hindu di Bali melangsungkan Pawai Ogoh-ogoh.

Sehari sebelum Nyepi disebut malam Pengrupukan, di mana warga Bali
mengarak Ogoh-ogoh keliling desa.

Tahun ini tercatat ada 4.947 Ogoh-ogoh yang dipawaikan. Jumlah terbanyak berasal dari Kota Denpasar, yakni sebanyak 838 Ogoh-ogoh.

Dua sampai empat hari sebelum Nyepi, Masyarakat Hindu Bali menyucikan diri dan perangkat peribadahan di pura melalui Upacara Melasti.

Sementara, satu hari sebelum Nyepi, dilakukan Ritual Buta Yadnya (Bhuta Yajna). Buta Yad-nya terdiri dari dua tahapan, yaitu Ritual Mecaru (pecaruan) dan Ngrupuk (pengerupukan).

Mecaru merupakan upacara persembahan aneka sesajian (caru) kepada Butha Kala. Sementara ngrupuk adalah ritual berkeliling pemukiman sambil membuat bunyi-bunyian disertai penebaran nasi tawur dan menyebarkan asap dupa atau obor secara beramai-ramai.



Pawai berlangsung sejak sore hingga menjelang tengah malam.

Ogoh-ogoh merupakan patung yang menjadi simbolisasi unsur negatif, sifat buruk, dan kejahatan yang ada di sekeliling kehidupan manusia.

Ogoh-ogoh mulanya terbuat dari kerangka bambu yang dilapisi kertas. Namun kini kebanyakan berbahan dasar Styrofoam.

Tujuan diarak keliling desa agar kekuatan negatif yang ada di desa akan masuk ke dalam wujud Ogoh-ogoh yang telah dibuat.

Di akhir Pengarakan Ogoh-ogoh, masyarakat akan membakar figur raksasa ini, sebagai wujud membakar kekuatan negatif yang telah ditangkap Ogoh-ogoh.

Selain sebagai bagian dari ritual tradisi, Proses Pembuatan Ogoh-ogoh juga menjadi wadah pencurahan kreativitas.

Banyak Ogoh-ogoh yang dibuat untuk mengkritisi fenomena sosial yang terjadi di masyarakat. Seperti Ogoh-ogoh yang bertema Penolakan Reklamasi Teluk Benoa.

Gimana An1mareaders? Ternyata Ogoh-ogoh ini sarat makna ya? Sekarang waktunya kalian buat melihat Foto Ogoh-ogoh yang sudah An1magine dokumentasikan. (ARC)







Liputan ini ada di An1magine majalah eMagazine Remaja Volume 1 Nomor 2 April 2016
yang dapat di-download gratis di Play Store, share yaa


Komentar

Page Views

counter free

Visitor

Flag Counter

Postingan populer dari blog ini

STANLEY MILLER: Eksperimen Awal Mula Kehidupan Organik di Bumi

CERPEN: POHON KERAMAT

Menerbitkan buku di An1mage