Galileo Galilei


22 Juni 1633 Galileo diadili oleh Inkwisisi Roma. 
Jika ingin nyawanya selamat, ia harus menyangkal apa yang diketahuinya sebagai kebenaran.

Banyak yang salah kira, kalao Pak Galileo ini adalah penemu teleskop.

An1mareaders tahu kan apa itu teleskop? Itu tuh alat yang biasa dipake dokter buat mendengrakan bunyi kerja alat tubuh pasien! He he he itu stetoskop ya An1mareaders.

Teleskop merupakan teropong besar yang biasa digunakan untuk mengamati benda yang jauh seperti benda-benda langit.

OK, balik ngebahas soal Pak Galileo lagi. Galileo Galilei lahir di abad ke-16 tepatnya pada 15 Februari 1563 di Pisa. Dia adalah astronom, filsuf, dan fisikawan Italia.

Biar pun bukan penemu teleskop, dia memberikan sumbangan besar dalam penyempurnaan teleskop juga pengamatan astronomi.

Mulanya Galileo membuat teleskop berdasar alat yang dibuat di Belanda tahun 1608.

Awalnya teleskop buatannya hanya bisa melakukan tiga kali pembesaran, kemudian dikembangkan hingga 32 kali pembesaran.

Dua tahun setelah Galileo membuat teleskop awal, dia menerbitkan pengamatan astronominya “Sidereus Nuncius” yang pertama di bulan Maret 1610.


Pada 7 Januari 1610, Galileo menemukan tiga satelit Jupiter. Empat malam kemudian, ia menemukan Ganymede. Ia juga menemukan bahwa bulan-bulan milik Jupiter muncul dan menghilang, ia memperkirakan hal tersebut karena adanya pergerakan di mana satelit mengorbit pada planetnya.

Jika Aristoteles yang menyatakan bulan adalah bola sempurna, maka Galileo melaporkan adanya gunung dan lembah di bulan. Ia menyimpulkan permukaan bulan kasar dan tidak rata, seperti permukaan bumi.

Melalui pengamatannya menggunakan teleskop, Galileo membuktikan sistem heliosentris Copernicus adalah kebenaran.

Tahun 1612 Galileo juga mengamati Neptunus, tapi dia mengiranya sebagai suatu bintang yang redup bukannya suatu planet. Di tahun ini Galileo bergabung dengan Accademia dei Lincei untuk mengamati bintik matahari. Waktu itu tengah muncul penolakan terhadap teori heliosentris.

Sebagai ilmuan awal yang menggunakan teleskop untuk mempelajari langit, Galileo menunjukan dukungannya atas Teori Copernicus, bahwa bumi bergerak mengelilingi Matahari.

Ia ingin meyakinkan para petinggi gereja bahwa Teori Copernicus benar melalui penelitiannya. Namun bukan dukungan yang didapat, Galileo malah dikecam dan dianggap sesat dan berbahaya.

Para teolog Inkwisisi Roma menilai teori heliosentis bodoh dan tidak masuk akal sebab berlawanan denngan kebenaran umum juga pemahaman para bapak kudus.

Toeri Copernicus dikatakan sebagai doktrin palsu yang menyatakan Matahari tidak bergerak dari Timur ke Barat, juga bahwa Bumi yang bergerak mengelilingi Matahari dan Bumi bukan pusat semesta.

Tahun1623 Galileo menerbitkan Saggiatore pada tahun 1622 kemudian tahun 1630 dia ke roma untuk membuat izin mencetak buku Dialogo sopra i due massimi sistemi del mondo yang kemudian diterbitkan di Florence pada 1632.
Namun pada tahun itulah Galileo dinyatakan bersalah dan harus dihukum sebagai tahanan rumah di Siena hingga dia meninggal tanggal 8 Januari 1642 pada umur 77 tahun.

Buku terakhir Galileo berjudul Discorsi e dimostrazioni matematiche, intorno à due nuove scienze diterbitkan di Leiden pada 1638.

Perjuangan Galileo untuk membuktikan teori Copernicus tidak berjalan mulus meski ia sudah memiliki bukti-bukti kuat berdasarkan pengamatannya.

Biar pun Galileo dipaksa menyangkal apa yang ia ketahui sebagai kebenaran, ia tetap pantang mundur untuk menerbitkan buku-buku hasil temuannya. (WA)


Artikel ini ada di An1magine majalah eMagazine Volume 1 Nomor 3 Mei 2016
yang dapat di-download gratis di Play Store, share yaa


Komentar

Page Views

counter free

Visitor

Flag Counter

Postingan populer dari blog ini

STANLEY MILLER: Eksperimen Awal Mula Kehidupan Organik di Bumi

CERPEN: POHON KERAMAT

Menerbitkan buku di An1mage